JAKARTA - KM Sangiang akan kembali melayani perjalanan laut pada periode Februari hingga Maret 2026 dengan rute yang menghubungkan banyak wilayah di Indonesia timur.
Pelayaran ini menjadi pilihan transportasi laut bagi masyarakat yang ingin bepergian antarpulau secara terjadwal. Informasi harga tiket dan pemesanan dapat diakses melalui situs resmi pelni.co.id.
Pelayaran KM Sangiang Februari–Maret
KM Sangiang dijadwalkan berlayar pada bulan Februari sampai Maret 2026. Kapal ini akan singgah ke berbagai lokasi yang berada di wilayah timur Indonesia. Pelayaran tersebut memberikan akses transportasi laut yang terhubung antarpelabuhan utama dan pelabuhan penghubung.
Kehadiran KM Sangiang menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas masyarakat antardaerah kepulauan. Jalur laut tetap menjadi pilihan utama bagi warga yang membawa barang maupun bepergian bersama keluarga. Layanan ini diharapkan membantu kelancaran arus perjalanan masyarakat.
Penumpang dapat merencanakan perjalanan sejak dini dengan memperhatikan jadwal keberangkatan dan kedatangan. Informasi tiket dapat dicek melalui kanal resmi. Perencanaan yang baik membantu menghindari keterlambatan dan kepadatan penumpang.
Rute Pelayaran yang Dilalui
Rute pelayaran KM Sangiang meliputi Bitung, Jailolo, Ternate, Bacan, Sanana, Namlea, Ambon, Banda, Geser, dan Fakfak. Setelah itu kapal kembali melalui Geser, Banda, Ambon, Namlea, Sanana, Bacan, Ternate, Jailolo, dan Bitung. Rute ini menghubungkan sejumlah wilayah strategis di kawasan timur.
Pola perjalanan pulang-pergi ini memudahkan penumpang menyesuaikan tujuan keberangkatan. Setiap pelabuhan menjadi titik penting distribusi penumpang dan logistik. Jalur tersebut juga memperkuat konektivitas antarwilayah kepulauan.
Keberadaan rute berulang memungkinkan masyarakat merencanakan perjalanan lanjutan. Penumpang dapat memilih pelabuhan terdekat dengan tujuan akhir. Jalur yang teratur memberi kepastian waktu tempuh bagi pelaku perjalanan.
Jadwal Singgah di Geser dan Banda
Pada Voyage 03.2026, KM Sangiang dijadwalkan singgah di Geser dengan waktu kedatangan pukul 06.00. Kapal akan melanjutkan perjalanan dengan jadwal keberangkatan pukul 08.00. Singgah singkat ini memberi waktu bagi penumpang naik dan turun.
Setelah dari Geser, KM Sangiang menuju Banda dengan jadwal kedatangan pukul 17.00. Kapal akan kembali berangkat dari Banda pada pukul 19.00. Jadwal ini memberi jeda yang cukup untuk proses bongkar muat penumpang.
Singgah di dua pelabuhan tersebut menjadi bagian penting dalam rute pelayaran. Pelabuhan Geser dan Banda berperan sebagai titik penghubung antarpulau. Aktivitas singgah juga mendukung mobilitas masyarakat lokal.
Jadwal Singgah di Ambon dan Namlea
KM Sangiang dijadwalkan tiba di Ambon pada pukul 12.00. Kapal akan berangkat kembali dari Ambon pada pukul 23.59. Waktu singgah yang cukup panjang memberi ruang bagi penumpang melakukan persiapan perjalanan lanjutan.
Setelah Ambon, KM Sangiang melanjutkan perjalanan menuju Namlea. Jadwal kedatangan di Namlea tercatat pukul 10.00. Singgah ini memungkinkan penumpang turun dan naik sebelum kapal melanjutkan rute berikutnya.
Ambon dan Namlea menjadi titik penting dalam jaringan pelayaran wilayah Maluku. Kedua pelabuhan ini memiliki peran strategis sebagai pusat pergerakan penumpang. Jadwal teratur membantu masyarakat menyesuaikan rencana perjalanan.
Akses Tiket dan Perencanaan Perjalanan
Pengecekan harga serta pemesanan tiket KM Sangiang dapat dilakukan melalui pelni.co.id. Kanal resmi ini memudahkan calon penumpang memperoleh informasi terkini mengenai jadwal dan ketersediaan tiket. Pemesanan lebih awal membantu mengamankan tempat duduk sesuai rencana.
Penumpang disarankan menyesuaikan jadwal keberangkatan dengan kebutuhan perjalanan. Perencanaan yang matang membantu menghindari perubahan jadwal mendadak. Dengan demikian, perjalanan laut dapat berlangsung lebih tertib dan nyaman.
KM Sangiang diharapkan terus menjadi pilihan transportasi andalan masyarakat. Jalur pelayaran yang terhubung antarpulau memberi kemudahan mobilitas. Layanan ini mendukung aktivitas sosial dan ekonomi di wilayah timur Indonesia.