PT Leyand International Tbk

PT Leyand International Tbk Resmi Jadi Holding, Siap Ekspansi Energi dan Pertambangan

PT Leyand International Tbk Resmi Jadi Holding, Siap Ekspansi Energi dan Pertambangan
PT Leyand International Tbk Resmi Jadi Holding, Siap Ekspansi Energi dan Pertambangan

JAKARTA - Arah baru PT Leyand International Tbk (LAPD) mulai terlihat setelah perusahaan resmi menegaskan transformasinya menjadi entitas holding. Perubahan ini tidak hanya ditandai dengan identitas visual baru, tetapi juga langkah korporasi lanjutan menyusul masuknya pengendali baru.

PT Leyand International Tbk (LAPD) resmi bertransformasi menjadi perusahaan holding. Ini ditandai dengan perubahan logo dan persiapan penawaran tender wajib dari pengendali baru.

Transformasi tersebut menjadi bagian dari reposisi bisnis jangka panjang perusahaan. Manajemen menilai langkah ini diperlukan untuk memperkuat struktur dan arah ekspansi ke depan.

Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), LAPD mengumumkan perubahan logo perusahaan yang mulai berlaku efektif mulai 5 Februari 2025. Perubahan identitas ini menjadi simbol dimulainya fase baru perjalanan korporasi.

Perubahan logo bukan sekadar pembaruan tampilan visual semata. Identitas baru tersebut merepresentasikan strategi dan fokus bisnis yang tengah disiapkan perusahaan.

Direktur Utama Leyand International Jamal Abdul Nasir Bamadhaj bilang fokus masa LAPD ke depan akan diarahkan pada ekspansi ke sektor-sektor krusial, yaitu sektor energi dan pertambangan. Dua sektor ini dinilai memiliki prospek jangka panjang yang menjanjikan.

Transformasi Logo dan Arah Ekspansi Baru

Manajemen menyampaikan bahwa transformasi ini merupakan bagian dari langkah strategis yang lebih luas. Perubahan dilakukan agar perusahaan lebih adaptif terhadap dinamika industri.

“Perubahan logo ini merupakan bagian dari transformasi strategis bisnis untuk mencerminkan semangat baru dalam melakukan ekspansi ke sektor energi dan pertambangan,” katanya, Rabu (11 Februari 2026). Pernyataan ini menegaskan bahwa pembaruan identitas selaras dengan visi ekspansi.

Dengan menjadi perusahaan holding, LAPD memiliki fleksibilitas lebih dalam mengelola portofolio usaha. Struktur ini memungkinkan pengembangan anak usaha di sektor energi dan pertambangan secara lebih terfokus.

Ekspansi ke sektor energi dan pertambangan dipandang sebagai langkah strategis dalam memperkuat fundamental bisnis. Kedua sektor tersebut memiliki peran penting dalam perekonomian nasional.

Perusahaan berharap transformasi ini mampu meningkatkan daya saing dan menarik minat investor. Langkah tersebut juga menjadi sinyal bahwa manajemen siap membawa perusahaan ke tahap pertumbuhan berikutnya.

Persiapan Mandatory Tender Offer dan Koordinasi dengan OJK

Selain perubahan identitas dan fokus bisnis, perusahaan juga tengah menyiapkan Mandatory Tender Offer atau MTO. Langkah ini merupakan konsekuensi dari perubahan pengendali di tubuh perseroan.

Jamal mengatakan persiapan Mandatory Tender Offer (MTO) alias Penawaran Tender Wajib sedang disiapkan. Saat ini, LAPD sedang melakukan koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

MTO merupakan mekanisme yang diwajibkan dalam kondisi tertentu sesuai regulasi pasar modal. Proses ini bertujuan memberikan kesempatan yang adil kepada pemegang saham publik.

Dia bilang MTO merupakan kewajiban yang harus ditempuh sebagai konsekuensi logis dari masuknya pengendali baru, guna memberikan perlindungan dan hak yang sama kepada pemegang saham publik. Dengan demikian, hak investor tetap terjaga sesuai ketentuan.

Langkah koordinasi dengan OJK dilakukan agar seluruh proses berjalan sesuai regulasi. Perusahaan memastikan setiap tahapan dilakukan secara transparan dan sesuai aturan yang berlaku.

Manajemen juga menegaskan bahwa tidak ada rencana perubahan tambahan di luar aksi korporasi yang sedang berjalan. Hal ini untuk memberikan kepastian kepada investor terkait arah kebijakan perusahaan.

“Pemegang saham utama LAPD saat ini menyatakan belum memiliki rencana tambahan terkait perubahan kepemilikan di luar rencana aksi korporasi yang sedang berjalan,” jelas Jamal. Pernyataan tersebut menegaskan stabilitas rencana kepemilikan saat ini.

Respons Pasar dan Pergerakan Saham LAPD

Transformasi dan rencana aksi korporasi ini turut mendapat perhatian pelaku pasar. Pergerakan harga saham LAPD menunjukkan respons positif dalam jangka pendek.

Pada akhir perdagangan sesi pertama Rabu (11 Februari 2026), LAPD parkir di level Rp109 per saham atau menguat 7,92%. Kenaikan ini mencerminkan antusiasme investor terhadap arah baru perusahaan.

Dalam sepekan terakhir, LAPD sudah melonjak 2,83%. Pergerakan tersebut menunjukkan adanya sentimen positif yang mengiringi transformasi perseroan.

Kenaikan harga saham ini terjadi di tengah proses persiapan MTO dan perubahan struktur perusahaan. Investor tampaknya mencermati potensi pertumbuhan dari ekspansi ke sektor energi dan pertambangan.

Perubahan menjadi perusahaan holding diharapkan memberi ruang ekspansi yang lebih luas. Dengan struktur baru, perusahaan dapat lebih fokus mengelola investasi strategis di sektor prioritas.

Transformasi ini juga menandai babak baru dalam perjalanan LAPD sebagai emiten di Bursa Efek Indonesia. Identitas baru dan strategi ekspansi menjadi fondasi dalam membangun pertumbuhan berkelanjutan.

Ke depan, implementasi rencana ekspansi dan penyelesaian proses MTO akan menjadi faktor penting yang diperhatikan pasar. Kejelasan arah bisnis serta kepastian regulasi menjadi kunci menjaga kepercayaan investor.

Dengan kombinasi restrukturisasi, pembaruan identitas, dan ekspansi sektor strategis, LAPD berupaya memperkuat posisinya di pasar. Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen manajemen dalam mendorong transformasi korporasi yang lebih terarah.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index