Penyebab Stretch Mark di Pundak dan Cara Mengatasinya

Penyebab Stretch Mark di Pundak dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi - Stretch Mark. (Foto: NET)

JAKARTA - Masalah stretch mark kerap kali diidentikkan dengan situasi kehamilan atau lonjakan berat badan. Namun nyatanya, garis-garis halus yang memiliki warna kemerahan maupun putih ini pun dapat timbul di bagian bahu, bahkan pada individu yang aktif berolahraga.

Berdasarkan penjelasan dokter spesialis kulit tersertifikasi, Dr. Dendy Engelman, guratan di area pundak tersebut umumnya timbul saat kulit ditarik dalam periode yang singkat. 

Alhasil, jaringan kolagen serta elastin yang berada di bawah permukaan kulit ikut mengalami tekanan. Walaupun sama sekali tidak memicu bahaya, tidak sedikit orang yang ingin menyamarkan kehadirannya demi menunjang penampilan.

Pemicu Guratan di Bahu

Penyebab utama dari munculnya garis-garis ini di area bahu adalah peregangan kulit yang dipicu oleh perkembangan otot. 

Fenomena ini paling sering terjadi akibat transformasi bentuk tubuh yang berlangsung kilat, khususnya ketika massa otot membesar. Kondisi tersebut jamak dijumpai pada mereka yang aktif melakoni angkat beban intens atau program pembentukan tubuh.

"Stretch mark di pundak biasanya disebabkan oleh pertumbuhan atau penyusutan otot yang berlangsung cepat. Jika kulit tidak memiliki cukup kolagen dan elastisitas, stretch mark dapat muncul saat kulit meregang,” terang Dr. Engelman, dilansir dari Byrdie.

Bukan hanya faktor pembentukan otot, penurunan berat badan yang masif dalam waktu singkat pun mampu memengaruhi struktur kulit, sehingga guratan menjadi lebih mudah terbentuk. Hal ini dikarenakan kulit memerlukan waktu guna menyesuaikan diri terhadap perubahan volume tubuh.

Langkah Preventif dan Solusi Mengatasinya

1. Membentuk Otot secara Bertahap Kendati tidak sepenuhnya bisa dihindari, potensi kemunculan garis ini dapat ditekan dengan meminimalkan perubahan bentuk fisik yang terlampau instan. Bagi para pencinta olahraga beban, peningkatan intensitas olahraga idealnya diterapkan secara bertahap.

"Jika kamu sering melakukan latihan beban, peluang munculnya stretch mark di pundak dapat dikurangi dengan membangun massa otot secara perlahan, bukan meningkatkannya secara cepat," ungkap Dr. Engelman.

Pola latihan seperti ini memberikan ruang bagi kulit untuk beradaptasi mengikuti perubahan ukuran otot sekaligus menjaga kelenturannya.

2. Memudarkan Guratan Baru dengan Produk Oles Apabila garis yang timbul terhitung baru dan masih memperlihatkan warna kemerahan atau keunguan, pemakaian produk perawatan kulit eksternal dapat membantu menyamarkannya. Skincare dengan kandungan asam hialuronat berguna menjaga hidrasi kulit, sedangkan retinoid topikal berperan memicu produksi kolagen baru.

"Retinoid topikal dapat membantu meminimalkan tampilan stretch mark yang masih baru karena meningkatkan produksi kolagen dan mempercepat pergantian sel kulit,” tutur Dr. Engelman.

Meski begitu, efektivitas dari perawatan mandiri ini memerlukan waktu. Produk skincare harus diaplikasikan secara teratur dan berkelanjutan agar perbaikan struktur kulit bisa terlihat dalam hitungan minggu atau bulan.

3. Mengatasi Guratan Lama via Prosedur Medis Untuk garis-garis yang sudah menahun dan berubah warna menjadi putih atau keperakan, penanganan langsung di klinik estetika umumnya menyajikan hasil yang jauh lebih efektif ketimbang sekadar menggunakan krim oles. Dr. Engelman menyarankan opsi tindakan medis seperti laser Fraxel, microneedling, ataupun CO2 laser resurfacing.

Ketiga opsi tindakan tersebut beroperasi dengan cara memicu stimulasi pembentukan kolagen dan elastin baru. Proses ini akan membuat tekstur permukaan kulit menjadi lebih merata dan menyamarkan penampakan guratan secara bertahap.

Kendati demikian, dokter spesialis kulit Jodi LoGerfo bersama Dr. Engelman sama-sama mengingatkan bahwa guratan kulit ini merupakan sebuah kondisi yang sangat lumrah dan tidak mengancam kesehatan tubuh. Oleh sebab itu, keputusan untuk melakukan treatment sepenuhnya kembali pada preferensi dan kenyamanan personal. 

Apabila mendambakan hasil yang maksimal, melakukan konsultasi langsung dengan dokter spesialis kulit bisa membantu Anda menentukan metode penanganan yang paling pas dengan jenis guratan yang dialami.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index