Kolaborasi Lintas Sektor JKF 2026 Perkuat Ekonomi Jakarta

Kolaborasi Lintas Sektor JKF 2026 Perkuat Ekonomi Jakarta
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta Iwan Setiawan. (Foto: NET)

JAKARTA - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta Iwan Setiawan mengungkapkan bahwa Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 menjadi bukti autentik sinergi antarsektor dalam mendongkrak perekonomian Jakarta, terutama pada sektor ekonomi kreatif.

“Jakarta Kreatif Festival bukan sekadar festival, tetapi sebuah gerakan bersama untuk menggerakkan sektor riil di wilayah DKI Jakarta,” kata Iwan di Jakarta, Sabtu (4/7/2026).

Pada tahun ini, ia menyebutkan terdapat 67 lembaga beserta instansi yang bersinergi dalam acara puncak JKF 2026. Agenda ini dilaksanakan guna melebarkan jangkauan pasar, pendanaan, hingga pemasaran bagi para pegiat ekonomi kreatif serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di area DKI Jakarta.

“Melalui berbagai aktivasi kegiatan dan layanan, termasuk business matching, QRIS Jelajah Indonesia, dan edukasi kebanksentralan, transaksi selama penyelenggaraan JKF 2026 ditargetkan mencapai Rp40 miliar,” ujar Iwan.

Perhelatan JKF 2026 dilaksanakan di Istora Senayan, Jakarta, dari tanggal 4 hingga 5 Juli. 

Mengangkat tema “A Creative Movement for A Sustainable Global City", festival ini memfasilitasi 377 tenant yang meliputi 290 tenant UMKM di bidang kuliner, fesyen, serta kriya, ditambah 87 tenant untuk pelayanan, edukasi, dan komunitas yang menampilkan kreativitas serta inovasi Jakarta.

Iwan menilai JKF 2026 berfungsi sebagai wadah kolaborasi strategis yang menghubungkan pemerintah, pelaku usaha, komunitas, kalangan akademisi, sektor perbankan, UMKM, masyarakat, hingga media demi memacu ekonomi kreatif sebagai sumber pertumbuhan ekonomi yang baru.

Ia pun menambahkan bahwa JKF 2026 dikemas secara lebih merangkul semua kalangan sebagai wujud tindakan bersama dari beragam program. Program-program tersebut menyatukan kemajuan ekonomi kreatif, penguatan sektor UMKM, ekspansi digitalisasi sistem pembayaran, ekonomi syariah, kelestarian lingkungan, hingga aspek ketahanan pangan.

Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa pada usianya yang ke-499 tahun, Jakarta senantiasa berkembang lewat gagasan, inovasi, serta keterpaduan seluruh lapisan masyarakat. Ia menganggap ekonomi kreatif merupakan motor penggerak ekonomi baru atau new engine of growth bagi Jakarta.

Oleh karena itu, Pramono memberikan apresiasi kepada Kantor Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta yang secara konsisten menyelenggarakan JKF. Ia juga menyatakan bahwa Jakarta Kreatif Festival menjadi wadah sinergi yang nyata antara para pemangku kepentingan dengan sektor usaha, terutama para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM.

“Kolaborasi ini semakin memperkuat langkah Jakarta untuk menuju kota global yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan,” tutur Pramono.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index