MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum Perkuat Sport Tourism Indonesia

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum Perkuat Sport Tourism Indonesia
Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat. (Foto: NET)

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengungkapkan bahwa ajang MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang berlangsung di Mandalika, Nusa Tenggara Barat, semakin memperkokoh posisi pariwisata berbasis olahraga atau sport tourism Indonesia di mata dunia.

“Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Indonesia bukan sekadar olahraga, tetapi momentum untuk memperkuat nation branding Indonesia, memperkuat posisi Mandalika, Lombok, dan NTB sebagai destinasi sport tourism kelas dunia,” kata Erick Thohir dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Ia menekankan komitmen penuh pemerintah dalam mendukung penyelenggaraan seri MotoGP Indonesia yang kali ini telah memasuki tahun kelima pelaksanaannya. 

Menurutnya, ajang balap motor di Sirkuit Internasional Mandalika pada edisi sebelumnya telah terbukti memberikan dampak berganda yang signifikan bagi Indonesia, terutama pada sektor ekonomi.

Menpora memaparkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan MotoGP tahun 2025 menjadi bukti nyata profesionalisme Indonesia dalam mengelola acara berkelas dunia secara berkelanjutan. 

Catatan menunjukkan jumlah penonton kala itu menembus 140.324 orang, yang berkontribusi pada dampak ekonomi nasional sebesar Rp4,96 triliun.

Selain itu, perputaran ekonomi di wilayah Nusa Tenggara Barat sendiri mencapai angka Rp2 triliun hingga Rp4 triliun. Dampak ikutan dari acara ini dirasakan oleh lebih dari 600 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja lokal.

Lebih lanjut, ia memandang MotoGP sebagai sarana pengembangan ekosistem olahraga otomotif yang menjadi acuan bagi berbagai klub, sekolah balap, serta komunitas motosport. 

“Apalagi sudah ada pembalap lokal yang berprestasi di tingkat dunia seperti Mario Aji dan Veda Ega Pratama,” ujarnya.

Ia menaruh harapan besar agar perhelatan MotoGP pada Oktober 2026 mendatang mampu memberikan kontribusi yang lebih luas bagi Indonesia, terlebih dengan kehadiran pembalap-pembalap lokal berprestasi internasional yang akan berlaga di sirkuit tersebut.

"Pertumbuhan penonton sudah terbukti, dampak ekonomi sudah terbukti, menciptakan talenta juga sudah terbukti. Tinggal bagaimana kami semua bisa terus meningkatkannya agar acara seperti MotoGP ini benar-benar bisa terus kami sukseskan,” ungkapnya.

Menpora memandang penyelenggaraan kelima MotoGP di Mandalika ini sebagai momentum strategis yang harus dimanfaatkan optimal guna memicu pertumbuhan di berbagai sektor terkait. 

Apalagi, sektor sport tourism dan pencapaian prestasi olahraga telah menjadi bagian integral dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Presiden Prabowo Subianto.

Ia menambahkan bahwa melalui Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga, pihaknya akan terus memberikan dukungan penuh terhadap ajang-ajang internasional yang diselenggarakan di tanah air, termasuk dalam upaya penanganan berbagai kendala atau isu teknis yang mungkin muncul.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index