Jamaah Haji Kloter 18 Debarkasi Makassar Tiba di Tanah Air

Jamaah Haji Kloter 18 Debarkasi Makassar Tiba di Tanah Air
Koordinator Bidang Dokumen PPIH Debarkasi Makassar H. Slamat Mustafa.

MAKASSAR - Jamaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 18 asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, mendarat di tanah air melalui Debarkasi Makassar, kemudian disambut serta diistirahatkan di Asrama Haji Sudiang Makassar.

Koordinator Bidang Dokumen PPIH Debarkasi Makassar H. Slamat Mustafa, di Makassar, Senin, menerima secara langsung kepulangan rombongan tersebut sebelum menyerahterimakannya kepada Pemerintah Kabupaten Wajo.

“Untuk kemabruran haji bukan dilihat dari proses, tetapi setelah bapak dan ibu kembali ke masyarakat dan bergaul. Harus lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.

Slamat Mustafa menyebutkan bahwa kemabruran ibadah haji tidak diukur dari proses di Tanah Suci, melainkan melalui perubahan perilaku jamaah setelah kembali dan membaur di tengah masyarakat.

Ia pun mengungkapkan rasa syukur atas ketahanan jamaah dalam menuntaskan seluruh rangkaian ibadah di Arab Saudi meski mesti menempuh perjalanan panjang yang penuh tantangan.

"Kelancaran ibadah dalam menjalankan rukun haji tidak lepas dari bimbingan dan dedikasi para petugas di lapangan," katanya.

Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 1418 yang membawa rombongan tersebut mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Kloter 18 membawa total 392 haji dan petugas, yang terdiri dari 127 laki-laki dan 265 perempuan. Mayoritas jamaah haji Kloter 18 ini berasal dari Kabupaten Wajo sebanyak 385 orang, sementara sisanya merupakan jamaah mutasi, yakni 1 orang asal Kabupaten Toraja Utara dan 1 orang asal Kabupaten Jeneponto.

Di sisi lain, Wakil Bupati Wajo H. Baso Rahmanuddin, yang memimpin langsung penjemputan, memberikan apresiasi atas pelayanan PPIH Debarkasi Makassar dari masa keberangkatan hingga kepulangan.

Dalam sambutannya, Baso sempat berkelakar mengenai kehadiran Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Toraja Utara yang datang langsung demi menjemput satu orang warganya di antara ratusan warga Wajo.

“Ini luar biasa, hanya satu orang haji dari Kabupaten Toraja Utara, tetapi dijemput oleh Kepala Kantor Kementerian Haji Toraja Utara. Kalau Wajo ada 386 haji yang memang harus dijemput oleh bupati atau wakil bupatinya,” ucap Baso disambut tawa hadirin.

Wakil Bupati Wajo memberikan apresiasi kepada tim medis serta petugas kloter yang telah mendampingi rombongan selama di Tanah Suci.

“Mereka sangat luar biasa dalam melayani dan mengurus jamaah haji selama di Tanah Suci. Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya,” ucapnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index