AI

Indosat Ooredoo Hutchison Perkenalkan Teknologi AI-RAN 5G Pertama di Asia Tenggara

Indosat Ooredoo Hutchison Perkenalkan Teknologi AI-RAN 5G Pertama di Asia Tenggara
Indosat Ooredoo Hutchison Perkenalkan Teknologi AI-RAN 5G Pertama di Asia Tenggara

JAKARTA - Indosat Ooredoo Hutchison menampilkan panggilan 5G berbasis kecerdasan artifisial (AI) pertama di Asia Tenggara pada Mobile World Congress 2026 di Barcelona, Spanyol. Langkah ini merupakan bagian dari pengembangan teknologi AI-RAN yang dilakukan bersama Nokia dan NVIDIA.

Presiden Direktur dan CEO Indosat, Vikram Sinha, menegaskan bahwa pencapaian ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat digitalisasi secara merata. “Komitmen kami sederhana, tidak seorang pun boleh tertinggal,” kata Vikram dalam keterangannya di Surabaya, Selasa.

Dalam uji coba tersebut, teknologi AI dan network intelligence bekerja secara bersamaan. Hal ini memungkinkan instruksi, data, dan video dikirim lintas negara secara aman dan real-time.

Salah satu demonstrasi menunjukkan pengendalian perangkat Robodog di Surabaya langsung dari Barcelona. Uji coba ini menjadi bukti nyata kemampuan jaringan AI-RAN untuk menghadirkan responsivitas tinggi meski jarak geografis jauh.

AI-RAN Research Center dan Pengembangan Talenta Lokal

AI-RAN Research Center di Surabaya resmi dibuka pada November 2025. Pusat ini dirancang untuk memperkuat kapasitas talenta lokal, termasuk kolaborasi riset bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Pendekatan ini bertujuan untuk membangun ekosistem AI yang berkelanjutan. Operator telekomunikasi, pusat data, dan GPU-as-a-Service digabungkan untuk mendukung layanan smart city, pendidikan jarak jauh berbasis AR/VR, layanan kesehatan digital, dan sistem pengawasan rumah secara real-time.

Melalui integrasi ini, masyarakat dapat merasakan manfaat AI langsung dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, penguatan talenta lokal turut memastikan Indonesia memiliki kemampuan membangun dan mengelola teknologi cerdas secara mandiri.

Visi Inklusif dan Berdaulat dalam Ekosistem AI

Vikram menekankan bahwa inovasi ini adalah bagian dari visi jangka panjang Indosat. “Kami ingin memastikan setiap masyarakat Indonesia tidak hanya menggunakan AI, tetapi juga membentuk dan memimpinnya untuk masa depan,” ucapnya.

Chief Technology and AI Officer Indosat, Pallavi Mahajan, menyatakan kolaborasi ini menunjukkan potensi jaringan berbasis AI dalam merombak operasional telekomunikasi. “Kami bangga bisa membawa teknologi dan keahlian kami ke dalam kolaborasi yang memberdayakan talenta lokal serta menetapkan tolok ukur global baru bagi jaringan seluler berbasis AI,” katanya.

Kolaborasi ini menekankan pentingnya pengembangan lokal. Di sisi lain, penerapan AI dalam jaringan memastikan kecepatan, keamanan, dan efisiensi operasional meningkat secara signifikan.

Keunggulan Teknologi AI-RAN dalam Jaringan 5G

Melalui AI-RAN, kemampuan AI diintegrasikan langsung ke jaringan. Hal ini meminimalkan latensi, meningkatkan efisiensi energi, serta mengoptimalkan pemanfaatan spektrum sehingga layanan menjadi lebih cepat dan responsif.

Indosat menjadi operator ketiga di dunia yang mengadopsi AI-RAN. Di Asia Tenggara, Indosat tercatat sebagai yang pertama dalam mengomersialkan teknologi ini.

Perusahaan juga merencanakan pembangunan empat klaster AI-RAN di berbagai wilayah Indonesia. Tahap ini menandai transisi dari uji coba menuju implementasi komersial secara menyeluruh.

Dukungan Global dan Penerapan di Indonesia

Senior Vice President NVIDIA, Ronnie Vasishta, menilai AI-RAN menjadi fondasi distribusi kecerdasan digital bagi masyarakat dan pelaku usaha. “Visi Indosat untuk mendorong inovasi lokal, yang didukung perangkat lunak 5G Nokia dan komputasi terakselerasi NVIDIA, sedang membentuk blueprint pembangunan jaringan untuk memperkuat ekosistem nasional,” ujarnya.

Kolaborasi ini memadukan keahlian global dan pengembangan lokal. Hasilnya adalah jaringan yang tidak hanya cepat, tetapi juga cerdas, aman, dan mampu menjangkau masyarakat luas.

Dengan teknologi AI-RAN, layanan digital seperti smart city, pendidikan AR/VR, kesehatan digital, dan sistem pengawasan menjadi lebih optimal. Transformasi ini menunjukkan bahwa Indonesia dapat menjadi pionir dalam penerapan jaringan seluler berbasis AI di kawasan Asia Tenggara.

Indosat Ooredoo Hutchison menegaskan komitmennya untuk membawa inovasi digital lebih dekat ke masyarakat. Dengan langkah ini, perusahaan juga menyiapkan talenta lokal untuk memimpin pengembangan teknologi cerdas di masa depan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index