JAKARTA - Bank Mandiri kembali membuka program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mandiri 2026 untuk pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Program ini mempermudah akses modal kerja dan investasi dengan suku bunga kompetitif dan plafon yang bervariasi.
Dengan hadirnya KUR Mandiri, pelaku usaha bisa meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing. Program ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif di berbagai sektor usaha mikro dan kecil.
Fakta Cepat KUR Mandiri 2026
Plafon pinjaman mulai Rp1 juta hingga Rp500 juta, menyesuaikan jenis KUR yang dipilih. Suku bunga mulai 3% per tahun untuk KUR Super Mikro dan 6% untuk peminjam pertama, dengan tenor fleksibel hingga 60 bulan.
Pinjaman hingga Rp100 juta tidak memerlukan agunan tambahan, sementara pengecekan SLIK OJK wajib bagi peminjam dengan riwayat kredit bersih. Program ini menjadi bagian dari kebijakan pemerintah untuk memperluas akses pembiayaan UMKM.
Jenis dan Plafon Pinjaman KUR Mandiri 2026
Bank Mandiri menyediakan lima jenis KUR sesuai skala dan kebutuhan usaha. KUR Super Mikro menawarkan pinjaman hingga Rp10 juta dengan bunga paling rendah 3% efektif per tahun, sedangkan KUR Kecil menawarkan pinjaman hingga Rp500 juta.
Jenis lainnya termasuk KUR Mikro (Rp10 juta–Rp100 juta), KUR Khusus (maksimal Rp100 juta), dan KUR PMI (maksimal Rp100 juta) bagi calon pekerja migran. Fleksibilitas jenis pinjaman memungkinkan UMKM memilih sesuai kemampuan dan kebutuhan usaha.
Syarat Pengajuan KUR Mandiri 2026
Calon debitur wajib berstatus WNI dengan e-KTP yang masih berlaku dan usia minimal 21 tahun atau sudah menikah. Usaha yang dijalankan harus produktif minimal 6 bulan dan tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain, kecuali kredit konsumtif yang lancar.
Riwayat kredit bersih di SLIK OJK menjadi syarat utama persetujuan pengajuan. Kelengkapan dokumen administrasi, termasuk NIB, KK, NPWP, dan surat nikah atau cerai, juga menjadi kunci kelancaran proses.
Proses Pengajuan dan Pencairan Dana
Pengajuan dapat dilakukan langsung di kantor cabang atau unit mikro Bank Mandiri, atau secara daring melalui aplikasi Livin’ by Mandiri. Waktu proses dari pengajuan hingga pencairan biasanya memakan 7-14 hari kerja, tergantung kelengkapan dokumen dan hasil analisis kelayakan usaha.
Meski bunga rendah dan kemudahan pengajuan menjadi daya tarik, setiap pengajuan tetap melalui verifikasi ketat. UMKM dengan riwayat kredit bermasalah tetap bisa mengajukan, namun persyaratan lebih ketat dan peluang persetujuan lebih kecil.
Simulasi Angsuran KUR Mandiri 2026
Berikut contoh simulasi angsuran bulanan KUR Mandiri 2026 dengan asumsi bunga flat 6% per tahun:
| Plafon Pinjaman | Tenor 12 Bulan | Tenor 24 Bulan | Tenor 36 Bulan | Tenor 48 Bulan | Tenor 60 Bulan |
|---|---|---|---|---|---|
| Rp10.000.000 | Rp860.664 | Rp443.206 | Rp304.251 | Rp234.850 | Rp193.328 |
| Rp25.000.000 | Rp2.151.661 | Rp1.108.015 | Rp760.548 | Rp587.125 | Rp483.320 |
| Rp50.000.000 | Rp4.303.321 | Rp2.216.031 | Rp1.521.097 | Rp1.174.251 | Rp966.640 |
| Rp100.000.000 | Rp8.606.643 | Rp4.432.062 | Rp3.042.515 | Rp2.348.502 | Rp1.933.280 |
| Rp200.000.000 | Rp17.213.286 | Rp8.864.122 | Rp6.084.387 | Rp4.697.006 | Rp3.866.560 |
Simulasi ini membantu UMKM merencanakan pembayaran bulanan sesuai kemampuan usaha. Angka aktual dapat bervariasi tergantung jenis KUR, kebijakan bank, dan kondisi debitur.
Manfaat KUR Mandiri 2026 untuk Pengembangan Usaha
Dana KUR dapat digunakan untuk modal kerja, investasi, atau pengembangan kapasitas produksi. Dengan bunga rendah dan tenor fleksibel, UMKM bisa mengelola arus kas lebih baik dan meningkatkan profitabilitas usaha.
Program ini diharapkan mendorong UMKM naik kelas, meningkatkan omzet, dan memperkuat kontribusi terhadap ekonomi nasional. KUR Mandiri 2026 menjadi angin segar bagi pelaku usaha untuk bertumbuh dan bersaing di pasar.