JAKARTA - Menunaikan zakat fitrah menjadi kewajiban penting bagi umat Muslim menjelang Idul Fitri. Zakat ini memiliki fungsi ganda, yaitu menyucikan diri serta membantu mereka yang membutuhkan agar merayakan hari kemenangan dengan layak.
Besaran Zakat Fitrah di Jawa Barat
Di Provinsi Jawa Barat, BAZNAS Jabar menetapkan besaran zakat fitrah untuk setiap kabupaten dan kota. Penetapan ini didasarkan pada pemantauan harga beras lokal dan pola konsumsi masyarakat setempat.
Ketentuan resmi ini memudahkan masyarakat menunaikan zakat secara akurat. Dengan mengikuti pedoman ini, zakat dapat disalurkan tepat sasaran sebelum pelaksanaan Salat Idul Fitri.
Rincian Nominal Zakat Fitrah 2026
Berikut daftar nominal zakat fitrah untuk 27 kabupaten/kota di Jawa Barat:
Lingkungan BAZNAS Provinsi Jabar: Rp40.000
Kabupaten Bandung: Rp37.500
Kabupaten Bandung Barat: Rp40.500
Kabupaten Bekasi: Rp45.500
Kabupaten Bogor: Rp50.000
Kabupaten Ciamis: Rp37.500
Kabupaten Cianjur: Rp37.000 / Rp50.000 (beras pandawangi)
Kabupaten Cirebon: Rp39.000
Kabupaten Garut: Rp40.500
Kabupaten Indramayu: Rp37.500
Kabupaten Karawang: Rp42.000
Kabupaten Kuningan: Rp35.000
Kabupaten Majalengka: Rp40.000
Kabupaten Pangandaran: Rp32.500
Kabupaten Purwakarta: Rp45.000
Kabupaten Subang: Rp37.000
Kabupaten Sukabumi: Rp35.000
Kabupaten Sumedang: Rp40.000
Kabupaten Tasikmalaya: Rp37.000
Kota Bandung: Rp42.500
Kota Banjar: Rp32.500
Kota Bogor: Rp45.000
Kota Bekasi: Rp50.000
Kota Cimahi: Rp40.000
Kota Cirebon: Rp45.000
Kota Depok: Rp45.000
Kota Sukabumi: Rp45.000
Kota Tasikmalaya: Rp37.500
Nominal ini menjadi acuan resmi bagi setiap warga Muslim. Dengan panduan ini, zakat fitrah dapat diberikan secara tepat sesuai kemampuan dan lokasi masing-masing.
Ketentuan Umum Zakat Fitrah
Zakat fitrah wajib ditunaikan oleh setiap Muslim yang memenuhi syarat sebelum pelaksanaan Salat Idul Fitri. Bentuk pembayaran bisa berupa beras seberat 2,5 kg atau setara 3,5 liter per jiwa.
Jika dikonversi ke dalam uang, nilainya menyesuaikan harga beras setempat. Zakat dapat dibayarkan sejak awal Ramadan hingga menjelang Salat Idul Fitri, namun waktu afdhal adalah akhir Ramadan agar bantuan langsung tersalurkan ke mustahik.
Keutamaan dan Fungsi Sosial Zakat Fitrah
Zakat fitrah bukan sekadar pelengkap ibadah puasa. Ibadah ini juga memperkuat solidaritas sosial dan memastikan semua lapisan masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan kecukupan pangan.
Melalui zakat fitrah, kaum dhuafa mendapat manfaat langsung. Hal ini meningkatkan rasa kebersamaan dan kepedulian dalam masyarakat Muslim.
Tips Menunaikan Zakat Tepat Waktu dan Tepat Sasaran
Umat Muslim disarankan menyesuaikan pembayaran dengan ketentuan lokal. Perencanaan ini membantu zakat tersalurkan kepada penerima yang berhak sebelum Salat Idul Fitri dimulai.
Mengikuti panduan resmi BAZNAS Jabar memudahkan masyarakat menunaikan kewajiban dengan tertib. Zakat yang tepat waktu juga memastikan hari kemenangan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Menunaikan zakat fitrah dengan benar menjadi bagian dari ibadah yang sempurna. Dengan pedoman besaran resmi, umat Muslim dapat berpartisipasi secara maksimal dan membantu mereka yang membutuhkan.
Dengan memahami nominal, ketentuan, dan waktu pembayaran zakat fitrah, setiap orang dapat merencanakan ibadah dengan baik. Zakat fitrah menjadi sarana mempererat ikatan sosial sekaligus menunaikan kewajiban agama.