Maroko Gugur, Ouahbi Akui Keunggulan Kualitas Prancis

Jumat, 10 Juli 2026 | 22:36:31 WIB
Juru taktik tim nasional Maroko, Mohamed Ouahbi. (Foto: NET)

JAKARTA - Juru taktik tim nasional Maroko, Mohamed Ouahbi, mengakui keunggulan kualitas yang dimiliki para penggawa Prancis setelah skuad asuhannya takluk 0-2 dalam pertandingan babak perempat final Piala Dunia 2026 yang digelar di Boston Stadium, Amerika Serikat, Jumat (10/7/2026).

Walaupun sempat berhasil menahan gempuran lini serang Prancis sepanjang paruh pertama, gawang Maroko akhirnya bobol oleh aksi Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele yang memastikan kekalahan mereka.

"Kami harus mengakui bahwa kami menghadapi lawan yang sangat bagus. Kami sangat kesulitan pada babak pertama, dan penyelamatan penalti Bounou membuat kami tetap bertahan dalam pertandingan. Pada babak kedua kami bertahan lebih baik dan lebih tenang saat menguasai bola. Pada akhirnya, itu ditentukan oleh aksi individu luar biasa dari Mbappe," ujar Ouahbi yang dilansir dari FIFA.

Ouahbi mengungkapkan rasa kecewanya atas hasil akhir tersebut, namun ia menganggap anak-anak asuhnya sudah berjuang maksimal di tengah kondisi skuad yang terbatas. 

Ia juga memberikan sorotan pada sedikitnya pilihan pemain pengganti di bangku cadangan saat tim dilanda masalah cedera, absennya beberapa pilar utama, serta faktor kelelahan akibat jadwal laga yang begitu padat.

Meski perjalanan Maroko harus menyudahi langkahnya di fase perempat final, Ouahbi tetap merasa optimis bahwa masa depan sepak bola di negaranya akan terus bersinar jika proses perkembangan tim berjalan konsisten. 

Ia menyatakan sejak awal timnya mengusung target besar untuk menjadi kampiun di Piala Dunia 2026, tetapi kini mesti berlapang dada menerima kekalahan dari salah satu tim favorit juara.

"Tentu kami ingin menang dan sudah melakukan segalanya, tetapi kami menghadapi lawan yang sangat sulit," ucap Ouahbi.

Arsitek tim berumur 48 tahun tersebut pun menambahkan bahwa representasi perjuangan Maroko tidak cuma bagi negara mereka sendiri, melainkan juga mengemban asa dari warga Maroko sekaligus jutaan suporter di kawasan Asia dan Afrika.

"Banyak orang melihat diri mereka pada tim ini, dan kami akan terus bekerja untuk memenangkan gelar di masa depan," tutur Ouahbi.

Terkini