Bertemu PM Modi, Prabowo Ungkap Sederet Kerja Sama Baru RI-India

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:49:31 WIB
Prabowo Beberkan Hasil Kesepakatan RI-India, Aman hingga Budaya [FOTO: NET].

JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto memaparkan sederet poin hasil dialog intensif bersama Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Istana Merdeka pada Selasa (7/7/2026). Bermacam kesepakatan terwujud mulai dari sektor keamanan hingga kebudayaan.

Prabowo menyebutkan bahwa dialog bersama PM Modi berjalan secara intensif serta sangat produktif. Terdapat pembahasan yang menatap ke depan seputar beberapa isu strategis yang menjadi kemaslahatan bersama bagi kedua negara.

"Di bidang politik, kami sepakat untuk memperluas kemitraan melalui peningkatan intensitas pertukaran kunjungan tingkat tinggi, koordinasi yang lebih erat dalam mekanisme konsultasi bilateral, serta penguatan kerja sama antarlembaga, termasuk lembaga think tank dan Parliamentary Friendship Groups yang baru dibentuk," kata Prabowo saat memberikan keterangan pers (joint press statement) bersama PM Modi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (7/7/2026).

Prabowo mengutarakan kedua negara pun mempertegas kembali komitmen untuk memantapkan kerja sama dalam penanggulangan terorisme. Kemudian, kedua negara setuju demi mendongkrak kerja sama keamanan lewat India–Indonesia Security Dialogue yang ketiga.

Lalu, selaras dengan melonjaknya tantangan isu keamanan lintas negara, kedua negara berkomitmen untuk mempertajam pengembangan kapasitas pada aspek teknologi baru, penanganan kejahatan lintas negara, serta pemantapan infrastruktur digital. Hubungan antarmasyarakat kedua negara juga bakal kian rapat berkat meningkatnya konektivitas.

Prabowo pun menyampaikan sokongan bagi pembangunan pelabuhan di Kepulauan Andaman dan Nikobar, India, serta pematangan dan pembangunan Pelabuhan Sabang di Aceh. Dermaga tersebut bertindak sebagai interkoneksi strategis antara Pulau Sabang dan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India. Kedua negara juga menganggap kerja sama ekonomi selaku salah satu fondasi utama relasi bilateral.

"Untuk itu, kami berkomitmen meningkatkan perdagangan bilateral secara signifikan melalui percepatan pembahasan Indonesia–India Trade Agreement dan peninjauan peningkatan [upgrading] ASEAN–India Trade in Goods Agreement," kata Prabowo.

Pada sektor keuangan, Indonesia menyambut positif perkembangan diskusi sistem pembayaran lintas batas berbasis QR atau cross-border QR payment antarkedua negara.

"Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus memperkuat ketahanan sektor keuangan," tutur Prabowo.

Di tengah kondisi global, Indonesia juga memacu kerja sama pada ranah ketahanan energi bersama India, mencakup perluasan proyek pembangkit listrik tenaga surya, pertukaran teknologi, serta penguatan kapasitas pada bidang teknologi nuklir.

"Ke depan, kami juga berkomitmen untuk memperdeep kerja sama di bidang kesehatan, serta berharap dapat memperluas kesempatan peningkatan kapasitas bagi dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya," ujar Prabowo.

Pada aspek kebudayaan, Indonesia merespons baik restorasi serta konservasi Kompleks Candi Prambanan yang berstatus situs warisan dunia UNESCO. Prabowo juga menyampaikan bahwa Indonesia menyambut pengesahan tahun 2026–2027 selaku Tahun Tagore–Dewantara bagi diplomasi budaya serta pendidikan Indonesia–India.

Di bidang pendidikan, baik PM Modi maupun Prabowo menyokong pendirian kampus Indian Institute of Management dan juga kans pembangunan Indian Institute of Technology di Indonesia.

"Kami yakin kesepakatan-kesepakatan tersebut dapat segera diimplementasikan sehingga memberikan hasil dan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara," tutur Prabowo.

Terkini