Kemensos dan Pemprov DKI Siapkan 700 Anak Jalanan Masuk Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:49:02 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf. (Foto: NET)

JAKARTA – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa kurang lebih 700 anak jalanan di wilayah Jakarta bersiap untuk menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat pada tahun ajaran 2026/2027. 

Sosok yang akrab disapa Gus Ipul tersebut menjelaskan bahwa tahapan verifikasi serta validasi data akan dilaksanakan terlebih dahulu sebelum para siswa mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027.

"Kami menjangkau tujuh ratusan lebih. Nah, sekarang lagi diverifikasi, divalidasi," ujar Gus Ipul kepada awak media saat ditemui di Pusdiklat Kesejahteraan Sosial, Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2026).

Mekanisme verifikasi dan validasi (verval) bagi para calon peserta didik Program Sekolah Rakyat ini diselenggarakan secara langsung. Proses tersebut berjalan dengan menyertakan peran aktif dari pengurus RT/RW, pihak kelurahan, ataupun desa setempat.

Gus Ipul menambahkan bahwa Kementerian Sosial pun menjalin kerja sama dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung guna menyelaraskan data para calon siswa Sekolah Rakyat tersebut.

“Didatangi ke rumahnya, kemudian nanti ke RT RW, nanti akan dengan pemerintah DKI Jakarta Jadi kami sudah koordinasi karena Pak Gubernur meminta kami bisa konsolidasi bersama tentang data-data itu," tutur Gus Ipul.

"Jadi kami sudah ada penjangkauan, ya, lebih dari tujuh ratus yang kami temukan di jalan," sambungnya.

Mendekati dimulainya kalender akademik yang baru, Gus Ipul memberikan arahan kepada seluruh kepala Sekolah Rakyat di Indonesia agar bersiap menghadapi periode peralihan, dari yang semula berstatus sekolah rintisan menjadi Sekolah Rakyat yang permanen. 

Ia menekankan bahwa faktor perencanaan, penerapan, pengawasan, hingga penilaian program Sekolah Rakyat wajib disusun secara menyeluruh.

"Ini adalah masa-masa yang krusial bagi semua pihak untuk saling beradaptasi," kata dia.

Sektor perencanaan ini meliputi kesiapan fasilitas sarana dan prasarana, kesiapan komparatif dari sisi murid, hingga kesiapan para guru beserta staf pengajar menjelang pelaksanaan MPLS pada pertengahan bulan Juli nanti.

"Diharapkan sesuai jadwal pada pertengahan Juli (14 Juli) ini, ya untuk MPLS," kata dia.

Agenda MPLS untuk Sekolah Rakyat ditargetkan bergulir pada tanggal 14 hingga 31 Juli 2026, yang kemudian akan diteruskan dengan tahapan matrikulasi mulai tanggal 3 Agustus sampai dengan 30 September 2026.

Terkini