Huawei Watch GT Runner 2 Resmi Meluncur di Madrid Bawa GPS Lebih Akurat, Mode Marathon Canggih, dan Baterai Tahan 14 Hari

Senin, 02 Maret 2026 | 08:50:33 WIB
Huawei Watch GT Runner 2 Resmi Meluncur di Madrid Bawa GPS Lebih Akurat, Mode Marathon Canggih, dan Baterai Tahan 14 Hari

JAKARTA - Tren gaya hidup sehat yang semakin meningkat membuat kebutuhan perangkat pendukung olahraga kian berkembang pesat. Melihat peluang tersebut, Huawei resmi meluncurkan arloji pintar terbarunya bernama Huawei Watch GT Runner 2.

Perangkat ini diperkenalkan dalam acara bertajuk Now is Your Run yang digelar di Madrid pada Kamis, 26 Februari 2026 waktu setempat. Peluncuran tersebut menandai komitmen Huawei dalam menghadirkan wearable khusus untuk pelari profesional maupun amatir.

Huawei Watch GT Runner 2 dirancang secara spesifik untuk pengguna yang gemar berlari. Jam tangan ini merupakan penerus Watch GT Runner yang pertama kali diperkenalkan pada 2021 lalu.

Sebagai generasi terbaru, perangkat ini diklaim membawa peningkatan signifikan di sejumlah aspek. Peningkatan tersebut mencakup akurasi pelacakan lokasi hingga fitur latihan dan analisis kesehatan khusus marathon.

Fitur latihan dan analisis marathon tersebut dikembangkan bersama legenda maraton dunia sekaligus peraih dua medali emas Olimpiade, Eliud Kipchoge. Pengembangan juga melibatkan tim DSM-Firmenich Running Team untuk menghadirkan pendekatan berbasis metode pelari elit.

Mode Intelligent Marathon dan Fitur Latihan Presisi

Huawei menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut bertujuan menghadirkan Mode Intelligent Marathon. Mode ini diklaim mampu menyajikan metrik lari secara presisi serta analisis performa berbasis metode pelatihan atlet profesional.

Mode tersebut dapat memberikan panduan pengukuran daya lari atau running power. Selain itu, tersedia pula panduan kecepatan dinamis dan pengingat asupan energi melalui fitur smart refuel reminders.

Dengan adanya fitur tersebut, pengguna dapat menyesuaikan strategi lari secara real-time. Pendekatan ini dirancang agar pelari dapat menjaga ritme dan ketahanan tubuh selama latihan maupun lomba.

Huawei menekankan bahwa peningkatan ini bukan sekadar pembaruan fitur biasa. Perangkat dirancang untuk memberikan pengalaman latihan yang lebih terstruktur dan terukur.

Antena GPS Baru dan Peningkatan Akurasi Hingga 3,5 Kali

Untuk mendukung akurasi pelacakan, Huawei Watch GT Runner 2 dibekali antena GPS baru bertipe 3D floating antenna. Antena ini mengusung desain gasket yang telah dioptimalkan.

Menurut Huawei, desain tersebut menjaga akurasi GPS tetap stabil bahkan di lingkungan menantang seperti terowongan atau area tertutup. Hal ini menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan generasi kedua.

Antena tersebut dipadukan dengan algoritma penentuan posisi inersial terbaru. Sistem ini memanfaatkan akselerometer dan giroskop untuk meningkatkan presisi pelacakan.

Kombinasi tersebut memungkinkan pelacakan rute menjadi lebih akurat. Huawei mengklaim performa antenanya meningkat hingga 3,5 kali dibandingkan generasi sebelumnya.

Watch GT Runner 2 juga mendukung penentuan posisi satelit dual-band. Perangkat ini memiliki kemampuan navigasi mandiri tanpa perlu terhubung ke ponsel.

Dengan dukungan tersebut, pengguna tetap dapat melacak aktivitas olahraga secara independen. Panduan rute dan pelacakan tetap berjalan meskipun tanpa koneksi smartphone.

Spesifikasi Layar AMOLED dan Material Premium

Dari sisi tampilan, Huawei Watch GT Runner 2 mengusung layar sentuh AMOLED berukuran 1,32 inci dengan diameter 43,5 mm. Layar ini mendukung tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nits.

Panel tersebut dilindungi kaca Kunlun Glass generasi kedua. Perlindungan ini dirancang untuk meningkatkan ketahanan terhadap goresan dan benturan.

Untuk material bodi, Huawei menggunakan casing berbahan titanium yang dipadukan dengan bezel metal. Jam tangan ini memiliki ketebalan 10,7 mm dan bobot 43,5 gram.

Perangkat juga memiliki ketahanan air hingga kedalaman 40 meter. Spesifikasi ini membuatnya cocok digunakan dalam berbagai kondisi olahraga.

Sensor TruSense, Deteksi Ambang Laktat, dan Baterai 14 Hari

Pada aspek sensor, Huawei Watch GT Runner 2 dilengkapi rangkaian sensor serta algoritma TruSense terbaru. Sistem ini mampu memantau berbagai indikator kesehatan pengguna.

Indikator tersebut meliputi detak jantung, kadar oksigen dalam darah atau SpO2, ECG, laju pernapasan, kualitas tidur, dan tingkat stres. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan untuk memberikan data yang komprehensif.

Huawei GT Runner 2 juga diklaim menjadi jam tangan pertama Huawei yang dilengkapi algoritma pendeteksi ambang laktat secara real-time. Ambang laktat atau anaerobic threshold merupakan metrik penting untuk memantau tingkat kelelahan tubuh saat berlari.

Algoritma ini membantu pelari memahami batas performa mereka. Dengan demikian, pengguna dapat mengatur intensitas latihan secara lebih optimal.

Perangkat ini ditopang baterai silikon-karbon berkapasitas 540 mAh. Huawei mengklaim daya tahannya mencapai hingga 14 hari untuk penggunaan ringan.

Dalam kondisi GPS aktif, baterai mampu bertahan hingga 32 jam. Ketahanan ini menjadi nilai tambah bagi pelari jarak jauh maupun marathon.

Huawei juga menyematkan speaker bawaan untuk panggilan hands-free. Jam tangan ini kompatibel dengan perangkat iOS dan Android.

Fitur tambahan lainnya mencakup antena NFC untuk pembayaran nirkabel. Layanan Curve Pay juga sudah tersedia di Watch GT Runner 2 untuk pengguna di Inggris mulai 26 Februari 2026.

Huawei Watch GT Runner 2 hadir dalam tiga pilihan warna yakni Dawn Orange, Dusk Blue, dan Midnight Black. Perangkat ini dibanderol seharga 350 pound sterling atau sekitar Rp7,9 jutaan.

Dengan peningkatan GPS, Mode Intelligent Marathon, algoritma ambang laktat real-time, serta baterai tahan hingga dua minggu, Huawei Watch GT Runner 2 menjadi perangkat yang dirancang serius untuk pelari. Kehadirannya menegaskan ambisi Huawei dalam menghadirkan smartwatch olahraga dengan pendekatan ilmiah dan teknologi presisi tinggi.

Terkini