Ketegasan Manchester United Tentukan Nasib Rashford

Kamis, 19 Februari 2026 | 15:42:58 WIB
Ketegasan Manchester United Tentukan Nasib Rashford

JAKARTA - Pergerakan bursa transfer kembali menghadirkan ketegangan antara klub-klub elite Eropa. 

Negosiasi tidak hanya soal kebutuhan teknis, tetapi juga menyangkut prinsip dan kestabilan finansial. Dalam situasi inilah masa depan Marcus Rashford menjadi sorotan besar.

Saga transfer Marcus Rashford memasuki fase baru yang penuh tekanan. Hubungan antara Manchester United dan Barcelona disebut berada dalam situasi tegang terkait masa depan penyerang berusia 28 tahun tersebut. Dari Old Trafford, pesan yang disampaikan sangat jelas dan tanpa kompromi.

Manchester United menegaskan tidak akan menurunkan harga untuk melepas Rashford secara permanen. Sikap ini diambil sebagai bentuk perlindungan terhadap nilai aset klub. Keputusan tersebut sekaligus menunjukkan ketegasan dalam kebijakan transfer mereka.

Performa Rashford Selama Masa Peminjaman

Selama menjalani masa peminjaman di La Liga, Rashford perlahan menemukan kembali performa terbaiknya. Ia berhasil mencatatkan 10 gol dari 34 pertandingan bersama Barcelona. Kontribusi tersebut membuat namanya kembali diperhitungkan di level tertinggi.

Ketajaman Rashford memberi dampak positif bagi permainan Blaugrana. Ia mampu beradaptasi dengan gaya bermain yang berbeda dari Liga Inggris. Performa tersebut juga memperkuat keinginannya untuk bertahan di Spanyol.

Meski demikian, keinginan pribadi Rashford tidak sepenuhnya sejalan dengan realitas klub. Kendala finansial dan dinamika internal Barcelona mulai membayangi kelanjutan kesepakatan. Situasi ini membuat masa depannya tetap belum pasti.

Opsi Beli dan Ketegangan Negosiasi

Dalam kontrak peminjaman, Barcelona memiliki opsi beli senilai £26 juta atau sekitar Rp595 miliar. Nilai tersebut sebenarnya sudah dinilai terjangkau untuk pemain sekelas Rashford. Namun, klub Catalan dikabarkan masih mencoba menegosiasikan harga yang lebih rendah.

Upaya tersebut dinilai sebagai langkah berisiko dalam proses negosiasi. Pihak Manchester United justru merasa bingung dengan spekulasi penurunan harga. Bagi mereka, angka yang tertera sudah mencerminkan nilai pasar Rashford.

Ketegangan pun muncul karena perbedaan pandangan ini. United bersikeras mempertahankan harga yang telah disepakati. Sementara itu, Barcelona dihadapkan pada keterbatasan finansial yang tidak mudah diatasi.

Komitmen Pribadi dan Pengorbanan Rashford

Demi memuluskan peluang kepindahan permanen, Rashford menunjukkan komitmen besar. Ia bahkan bersedia memotong gajinya secara signifikan agar paket transfer lebih terjangkau. Langkah ini mencerminkan keseriusannya untuk melanjutkan karier di Spanyol.

Fokus Rashford sepenuhnya tertuju pada Barcelona. Ia belum melakukan pembicaraan apa pun dengan pihak Manchester United terkait kepulangan. Prioritas utamanya adalah menyelesaikan musim dengan performa terbaik.

Sikap ini menunjukkan bahwa keputusan Rashford lebih didorong oleh kenyamanan dan proyek jangka panjang. Meski demikian, kendali akhir tetap berada di tangan klub pemilik kontrak. Hal tersebut membuat posisinya tetap berada dalam ketidakpastian.

Pertimbangan United dan Risiko Finansial

Di sisi lain, Manchester United menghadapi dilema tersendiri. Ada spekulasi bahwa Rashford bisa kembali jika Michael Carrick ditunjuk sebagai manajer permanen. Namun, skenario tersebut bukan prioritas utama klub saat ini.

Fokus utama United adalah menyeimbangkan kondisi finansial menjelang musim 2026–2027. Melepas Rashford bukan semata soal taktik, melainkan strategi mengurangi beban gaji besar. Langkah ini penting untuk mematuhi aturan keseimbangan finansial klub.

Jika Barcelona terus menawar dan kesepakatan tak tercapai, United berisiko menanggung gaji Rashford hingga Juli. Kondisi tersebut bisa menghambat pergerakan mereka di bursa transfer. Oleh karena itu, ketegasan sikap United menjadi kunci dalam menentukan akhir saga ini.

Terkini