Update Harga BBM Pertamax 18 Februari 2026 Resmi Berubah, Ini Daftar Lengkap dan Faktor Penyebabnya

Rabu, 18 Februari 2026 | 09:08:15 WIB
Update Harga BBM Pertamax 18 Februari 2026 Resmi Berubah, Ini Daftar Lengkap dan Faktor Penyebabnya

JAKARTA - Pergerakan harga bahan bakar non-subsidi kembali menjadi perhatian masyarakat pada Rabu, 18 Februari 2026. Penyesuaian harga Pertamax hari ini dilakukan mengikuti kebijakan terbaru dari PT Pertamina (Persero).

Informasi ini penting bagi pengguna kendaraan pribadi maupun operasional yang rutin menggunakan BBM non-subsidi. Dengan mengetahui pembaruan harga lebih awal, kamu bisa menyesuaikan kembali anggaran pengeluaran harian.

Penurunan harga yang berlaku saat ini diterapkan di berbagai wilayah Indonesia. Kebijakan tersebut tetap mengacu pada regulasi pemerintah yang telah diperbarui.

Sebelum meluncur ke SPBU untuk mengisi bahan bakar, ada baiknya kamu mengecek rincian harga terbarunya. Berikut daftar lengkap harga Pertamax hari ini di seluruh Indonesia.

Rincian Harga Pertamax di Wilayah Jawa dan Bali

Untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, harga Pertamax ditetapkan sebesar Rp11.800 per liter. Sementara Pertamax Turbo dibanderol Rp12.700 per liter dan Pertamax Green 95 berada di angka Rp12.450 per liter.

Khusus wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat, harga Pertamax juga berada di angka Rp11.800 per liter. Adapun Pertamax Turbo dijual dengan harga Rp12.700 per liter.

Berbeda dengan dua wilayah sebelumnya, Nusa Tenggara Timur memiliki harga yang sedikit lebih tinggi. Pertamax dipasarkan Rp12.100 per liter dan Pertamax Turbo Rp13.000 per liter.

Perbedaan harga ini masih dalam batas wajar sesuai ketentuan distribusi dan kebijakan regional. Masyarakat di masing-masing daerah diimbau menyesuaikan dengan daftar harga resmi yang berlaku.

Harga Pertamax di Kalimantan dan Sumatera

Beralih ke Pulau Kalimantan, wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur menetapkan harga Pertamax Rp12.100. Untuk Pertamax Turbo di ketiga wilayah tersebut dipatok Rp13.000.

Sementara itu, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara memiliki harga sedikit lebih tinggi. Pertamax dijual Rp12.400 dan Pertamax Turbo mencapai Rp13.250.

Di wilayah Sumatera, Aceh dan Sumatera Utara menetapkan harga Pertamax Rp12.100. Pertamax Turbo di kedua wilayah tersebut berada di angka Rp13.000.

Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau memasarkan Pertamax dengan harga Rp12.400. Sedangkan Pertamax Turbo dijual Rp13.250.

Untuk Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Lampung, harga Pertamax tercatat Rp12.100. Adapun Pertamax Turbo dipasarkan Rp13.000.

Khusus wilayah FTZ Batam, harga yang berlaku lebih rendah dibanding daerah lain. Pertamax dijual Rp11.300 dan Pertamax Turbo Rp12.050.

Wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua Ikut Disesuaikan

Penyesuaian harga juga berlaku untuk seluruh wilayah Sulawesi. Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat menetapkan harga Pertamax Rp12.100.

Untuk jenis Pertamax Turbo di wilayah Sulawesi dipatok Rp13.000. Harga tersebut seragam di seluruh provinsi yang ada di pulau tersebut.

Sementara itu, Papua dan Papua Barat menjual Pertamax dengan harga Rp12.100 per liter. Angka yang sama juga berlaku di wilayah Maluku dan Maluku Utara.

Kebijakan harga yang relatif seragam ini bertujuan menjaga stabilitas distribusi energi nasional. Meski demikian, tetap ada perbedaan kecil di beberapa daerah sesuai struktur biaya masing-masing.

Dasar Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi

Penurunan harga BBM non-subsidi yang dilakukan oleh PT Pertamina (Persero) tentu memiliki landasan resmi. Kebijakan ini tidak ditetapkan secara sepihak tanpa mengacu pada regulasi yang berlaku.

Penyesuaian tersebut merujuk pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Regulasi ini merupakan revisi dari aturan sebelumnya mengenai formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM umum.

Melalui aturan tersebut, mekanisme penentuan harga dilakukan secara transparan dan berbasis formula. Artinya, setiap perubahan tetap mempertimbangkan komponen yang telah ditetapkan pemerintah.

Dengan adanya formula resmi, masyarakat dapat memahami bahwa fluktuasi harga bukan keputusan mendadak. Seluruh prosesnya mengikuti ketentuan yang sudah ditetapkan dalam regulasi energi nasional.

Alasan Harga Pertamax Berbeda di Setiap Daerah

Perbedaan harga Pertamax hari ini di masing-masing provinsi dipengaruhi sejumlah faktor teknis. Salah satunya adalah biaya distribusi dan logistik ke wilayah tujuan.

Daerah dengan akses distribusi lebih menantang umumnya memerlukan biaya operasional lebih besar. Hal inilah yang kemudian berdampak pada harga jual akhir di SPBU.

Selain itu, skema pajak daerah juga turut memengaruhi harga yang dibayarkan konsumen. Setiap pemerintah daerah memiliki kebijakan pajak yang berbeda-beda.

Wilayah dengan status khusus seperti FTZ juga memiliki ketentuan tersendiri. Kebijakan tersebut membuat harga BBM di kawasan tertentu bisa lebih rendah dibanding wilayah lain.

Faktor lain yang tidak kalah penting adalah pergerakan harga minyak dunia. Fluktuasi harga global turut menjadi komponen dalam perhitungan harga BBM non-subsidi di dalam negeri.

Karena itu, wajar apabila terdapat selisih harga antarprovinsi. Seluruh perbedaan tersebut tetap berada dalam koridor regulasi yang berlaku.

Harga BBM non-subsidi bersifat fluktuatif mengikuti dinamika pasar global. Oleh sebab itu, masyarakat disarankan memantau pembaruan harga secara berkala sebelum mengisi bahan bakar.

Dengan memahami rincian harga Pertamax hari ini serta faktor yang memengaruhinya, kamu dapat mengatur pengeluaran kendaraan secara lebih bijak. Langkah ini juga membantu menjaga performa mobil tetap optimal tanpa mengganggu stabilitas keuangan harian.

Terkini