JAKARTA - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) bersiap melaksanakan Program Management and Employee Stock Option Program (MESOP) dalam beberapa tahap. Inisiatif ini menjadi salah satu strategi perusahaan untuk mendorong loyalitas dan komitmen karyawan.
Pelaksanaan MESOP PGEO akan berlangsung selama 30 hari bursa, dimulai sejak 24 Februari 2026. Program ini mencakup Tahap I (Exercise Kelima), Tahap II (Exercise Keempat), dan Tahap III (Exercise Kedua).
Rincian Pelaksanaan MESOP
Untuk MESOP Tahap I, PGEO menawarkan 129.120.234 saham dengan harga pelaksanaan Rp 648 per saham. Sementara itu, MESOP Tahap II melibatkan 55.355.954 saham dengan harga pelaksanaan Rp 1.087 per saham.
MESOP Tahap III menawarkan 26.300.309 saham dengan harga pelaksanaan di level Rp 838 per saham. Setiap tahap dirancang untuk memberi kesempatan karyawan membeli saham perusahaan dengan harga khusus.
Manajemen PGEO telah memutakhirkan daftar karyawan yang berhak menjadi penerima MESOP Tahap I. Pembaruan ini memastikan seluruh peserta memenuhi kriteria karyawan yang berkontribusi aktif.
Hak opsi yang belum dilaksanakan pada periode MESOP saat ini tidak akan hangus. “Hak opsi yang belum dilaksanakan dapat dilaksanakan pada periode pelaksanaan berikutnya,” tulis Corporate Secretary PGEO, Kitty Andhora, Selasa, 17 Februari 2026.
Tujuan MESOP bagi Perusahaan dan Karyawan
MESOP adalah program insentif yang memberikan hak opsi kepada manajemen atau karyawan untuk membeli saham perusahaan. Tujuan utamanya adalah meningkatkan loyalitas, motivasi kerja, dan komitmen karyawan terhadap perusahaan.
Selain itu, program ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kinerja karyawan. Saham yang ditawarkan biasanya berada di level lebih murah atau melalui mekanisme khusus untuk mempermudah kepemilikan.
Dengan pelaksanaan MESOP, PGEO juga berharap dapat mendorong kinerja saham perusahaan di pasar modal. Program ini memberi insentif bagi karyawan untuk berkontribusi lebih maksimal pada pertumbuhan perusahaan.
Kinerja Saham PGEO Menjelang MESOP
Pada penutupan perdagangan Jumat, 13 Februari 2026, harga saham PGEO berada di level Rp 1.180 per saham. Angka ini menunjukkan pelemahan 2,07 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Meskipun terjadi sedikit penurunan harga, program MESOP tetap menjadi strategi penting untuk menjaga motivasi dan keterlibatan karyawan. Hal ini juga diharapkan dapat mendukung stabilitas nilai saham di pasar dalam jangka panjang.
Pelaksanaan MESOP tahap I hingga III menjadi momentum bagi PGEO untuk memperkuat struktur kepemilikan internal. Dengan cara ini, perusahaan sekaligus menegaskan komitmen pada manajemen berbasis kinerja dan kepemilikan karyawan.
Program ini juga mencerminkan praktik terbaik dalam tata kelola perusahaan modern. Kepemilikan saham karyawan diharapkan mendorong partisipasi aktif dalam setiap pengambilan keputusan dan pencapaian target perusahaan.
Selain itu, MESOP juga menjadi strategi untuk menjaga hubungan harmonis antara manajemen dan karyawan. Keberlanjutan program ini akan memacu peningkatan loyalitas jangka panjang bagi seluruh staf PGEO.
Implementasi MESOP Tahap I, II, dan III di PGEO menjadi bukti nyata komitmen perusahaan terhadap pengembangan karyawan. Inisiatif ini diharapkan memberi dampak positif pada kinerja operasional dan nilai perusahaan secara keseluruhan.