Prediksi IHSG Kamis 12 Februari 2026, Saham ELSA, LEAD, dan PSAB Berpotensi Terbang

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:32:37 WIB
Prediksi IHSG Kamis 12 Februari 2026, Saham ELSA, LEAD, dan PSAB Berpotensi Terbang

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Kamis, 12 Februari 2026. Kenaikan ini terjadi meskipun investor asing masih mencatat net sell sebesar Rp 366 miliar.

Pada penutupan Rabu, 11 Februari 2026, IHSG naik 1,96% ke level 8.290,9. Sektor energi menjadi penguat terbesar, sementara sektor keuangan tercatat melemah.

Penguatan indeks didorong oleh membaiknya sentimen investor pasca pertemuan Prabowo Subianto dengan para konglomerat. Selain itu, komunikasi aktif Bursa Efek Indonesia bersama Otoritas Jasa Keuangan juga menambah kepercayaan pasar.

Rilis kinerja emiten yang positif turut memperkuat sentimen pasar. Faktor teknikal dan penguatan rupiah terhadap dolar AS menjadi katalis tambahan bagi penguatan IHSG.

Sentimen Pasar dan Agenda Pemerintah

BRI Danareksa Sekuritas menilai secara teknikal IHSG berpotensi menguji resistance di level 8.306. Respons positif pasar terhadap agenda pemerintah dianggap mendorong sentimen tetap konstruktif.

Rencana BEI membuka Shareholder Concentration List juga meningkatkan transparansi pasar. Investor menilai langkah ini dapat memperkuat kepercayaan pasar jangka menengah.

Membaiknya iklim investasi membuat pelaku pasar lebih optimistis. Sentimen positif ini diyakini menjadi pendorong utama pergerakan IHSG pada perdagangan Kamis.

Kinerja Bursa Global dan Dampaknya pada IHSG

Meskipun IHSG bergerak menguat, bursa Wall Street mencatat pelemahan pada perdagangan sebelumnya. Dow Jones Industrial Average turun 0,13% ke level 50.121,4, S&P 500 melemah 0,0049% ke level 6.941,4, dan Nasdaq turun 0,16% ke level 23.066,4.

Kondisi ini menandakan bahwa pasar domestik bergerak independen dari pelemahan bursa global. IHSG tetap mampu mencatat kenaikan karena sentimen lokal yang kuat.

Investor kini memantau kombinasi faktor global dan domestik untuk menentukan strategi trading. Faktor teknikal IHSG dan aksi korporasi emiten menjadi perhatian utama.

Rekomendasi Saham ELSA, LEAD, dan PSAB

Saham ELSA membentuk pola continuation berupa ascending triangle dengan neckline di level 710-735. Selama berada di atas neckline, saham ini berpotensi menguat hingga target resistance 795-830.

Pergerakan saham LEAD membentuk pola cup and handle pattern dengan neckline di level 160. Jika mampu bertahan di atas level tersebut, potensi penguatan selanjutnya berada pada 186-206.

Saham PSAB membentuk pola double bottom dengan neckline 510-525. Selama berada di atas neckline, saham ini memiliki peluang melanjutkan penguatan dengan target resistance 570-590.

Pergerakan teknikal ketiga saham ini menjadi fokus utama para trader harian. Strategi trading disarankan menyesuaikan dengan pola dan level support-resistance masing-masing saham.

Strategi Trading dan Prospek IHSG

Secara keseluruhan, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dengan target resistance jangka pendek di 8.306. Investor disarankan memperhatikan laporan kinerja emiten dan sentimen pasar untuk pengambilan keputusan.

Saham pilihan seperti ELSA, LEAD, dan PSAB menawarkan peluang trading menarik. Pola teknikal yang terbentuk menunjukkan potensi lanjutan penguatan selama level-level krusial dipertahankan.

Trader juga dianjurkan memantau rupiah terhadap dolar AS. Penguatan mata uang domestik dapat menambah sentimen positif bagi pasar saham lokal.

Selain itu, agenda pemerintah dan komunikasi Bursa Efek Indonesia dengan otoritas terkait tetap menjadi katalis utama. Investor menilai transparansi pasar dan langkah reformasi bisa menjaga optimisme di bursa domestik.

Dengan kombinasi faktor domestik dan teknikal, IHSG berpotensi mencapai level baru dalam waktu dekat. Saham unggulan seperti ELSA, LEAD, dan PSAB diharapkan menjadi penggerak utama penguatan indeks.

Perlu dicatat, investor harus tetap waspada terhadap sentimen global. Pelemahan bursa internasional bisa memengaruhi IHSG meski sentimen lokal tetap kuat.

Secara keseluruhan, Kamis, 12 Februari 2026, menjadi hari yang menarik bagi pelaku pasar. Peluang penguatan IHSG dan pergerakan saham teknikal menjadi fokus strategi trading harian.

Terkini