10 Ide Jualan Makanan Khas Tahun Baru Imlek yang Bisa Raup Untung Maksimal

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:48:49 WIB
10 Ide Jualan Makanan Khas Tahun Baru Imlek yang Bisa Raup Untung Maksimal

JAKARTA - Tahun Baru Imlek bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga peluang ekonomi besar bagi pengusaha kuliner. Permintaan makanan khas yang bermakna simbolis meningkat drastis karena tradisi hantaran antar keluarga dan kolega.

Memanfaatkan momentum ini membutuhkan kreativitas dalam penyajian tanpa menghilangkan nilai filosofis di balik setiap hidangan. Simbol kemakmuran, panjang umur, dan kebahagiaan menjadi daya tarik utama bagi konsumen.

Kue Keranjang dan Lapis Legit, Produk Premium yang Dicari Konsumen

Kue keranjang atau Nian Gao sering dimodifikasi dengan rasa cokelat, keju, atau pandan agar lebih menarik. Ukuran mini bites memudahkan konsumen menikmatinya sekaligus menjadi hadiah formal untuk relasi bisnis.

Lapis legit Wisman melambangkan kemakmuran yang bertumpuk dan cocok untuk pasar premium. Menawarkan berbagai ukuran serta tester pack kecil membantu calon pembeli yakin dengan kualitas sebelum membeli loyang besar.

Yu Sheng dan Hampers Kue Kering, Praktis dan Bernilai Budaya

Yu Sheng siap saji memberikan pengalaman Lo Hei di rumah tanpa repot menyiapkan belasan jenis sayuran. Paket lengkap termasuk saus plum dan panduan cara mengaduk menambah nilai jual produk ini.

Hampers kue kering seperti nastar dan kastengel memiliki daya simpan lebih lama sehingga mudah dikirim ke luar kota. Bundling beberapa jenis kue dalam kotak kayu atau rotan dengan pita merah membuatnya menarik sebagai hadiah.

Ikan Bandeng, Jiaozi, dan Puding Lapis Karakter, Hidangan Tradisi dan Modern

Ikan bandeng presto atau pindang menjadi simbol wajib di perayaan Imlek, khususnya masyarakat Tionghoa peranakan. Pre-order sehari sebelum malam Imlek memastikan pelanggan menerima ikan utuh yang siap dihidangkan.

Jiaozi frozen menawarkan solusi praktis bagi ibu rumah tangga yang sibuk. Puding lapis karakter dengan motif koi dan bunga teratai menarik konsumen karena bentuk cantik dan bahan berkualitas, cocok dipromosikan di media sosial.

Siu Mie, Manisan Segi Delapan, dan Jeruk Mandarin, Variasi Unik untuk Hantaran

Mie panjang umur (Siu Mie) dalam box hampers atau tumpeng memberikan pengalaman estetis dan simbol panjang umur. Menggunakan minyak wijen, topping lengkap, dan kemasan rapi menjaga kelezatan dan penampilan hidangan.

Manisan segi delapan terdiri dari berbagai jenis kering seperti pala, jeruk, dan biji teratai. Penyusunan estetik dengan kartu penjelasan arti budaya membuat paket ini edukatif sekaligus menarik untuk dijual.

Jeruk mandarin bisa dijual sebagai hantaran siap kirim dengan dekorasi unik seperti stiker kaligrafi emas. Menjual dalam jumlah genap sesuai kepercayaan masyarakat Tionghoa menambah nilai simbolis dan daya tarik produk.

Kunci Sukses Bisnis Kuliner Imlek, Kualitas dan Ketepatan Waktu

Kualitas bahan menjadi faktor utama agar hidangan terasa autentik dan menarik. Sistem pre-order (PO) memastikan produk segar sampai ke konsumen tepat waktu, terutama untuk hidangan yang sensitif terhadap kesegaran.

Kreativitas dalam pengemasan dan presentasi sangat menentukan kesan konsumen. Produk yang terlihat eksklusif dan bernilai tambah cenderung lebih cepat laku, baik untuk individu maupun kebutuhan korporat.

Kesimpulan, Peluang Besar bagi Pengusaha Kuliner Saat Imlek

Memanfaatkan tren kuliner Imlek membutuhkan kombinasi strategi tradisi dan inovasi modern. Dari kue keranjang hingga jeruk mandarin dekoratif, setiap produk memiliki potensi untuk meraih keuntungan maksimal.

Dengan perencanaan matang dan pemilihan target pasar yang tepat, bisnis makanan khas Imlek bisa menjadi pintu masuk bagi pengusaha kuliner untuk membangun reputasi dan meningkatkan penjualan.

Terkini