PT PP Tingkatkan Konektivitas dan Keberlanjutan dengan Rute Baru TransJabodetabek

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:52:45 WIB
PT PP Tingkatkan Konektivitas dan Keberlanjutan dengan Rute Baru TransJabodetabek

JAKARTA - PT PP (Persero) Tbk menegaskan komitmennya terhadap penerapan budaya Quality, Health, Safety, and Environment (QHSE) melalui kegiatan penanaman pohon dan sosialisasi rute baru TransJabodetabek. Acara ini digelar di Lagoon Avenue Mall, Bekasi, pada Selasa, 10 Februari 2026, sebagai bagian dari Bulan K3 Nasional 2026.

Tema “Akselerasi Peningkatan Budaya QHSE yang Adaptif, Unggul, dan Berkelanjutan” menjadi fokus utama. Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Bekasi Dr. Tri Adhianto Tjahyono, jajaran direksi PT PP, serta pengelola kawasan Grand Kamala Lagoon.

Integrasi Keselamatan dan Lingkungan dalam Proyek Terpadu

Direktur Manajemen Risiko & Legal PT PP, Tommy Wiranata Anwar, menekankan bahwa aspek keselamatan kerja, mutu, dan lingkungan harus diterapkan tidak hanya di proyek konstruksi. Penerapan ini juga penting dalam pengembangan kawasan terpadu dan sistem transportasi publik.

“Penanaman pohon dan kehadiran rute TransJabodetabek ini menjadi bukti bahwa penerapan QHSE tidak berhenti di area proyek, tetapi berlanjut hingga pengelolaan kawasan dan mobilitas masyarakat,” ujarnya.

Penanaman Pohon sebagai Upaya Mitigasi Lingkungan

PT PP menanam pohon Tabebuya, Trembesi, dan Eucalyptus Rainbow yang memiliki fungsi teknis dan ekologis. Trembesi membantu penyerapan karbon dan resapan air, Tabebuya meningkatkan kualitas visual dan kenyamanan, sedangkan Eucalyptus Rainbow mendukung kualitas udara serta citra kawasan hijau.

Penanaman pohon difokuskan pada area yang membutuhkan penguatan daya serap air. Hal ini juga menjadi bagian dari mitigasi lingkungan dan pengelolaan kawasan yang berkelanjutan.

Rute Baru TransJabodetabek Dukung Mobilitas dan Lingkungan

GM Grand Kamala Lagoon, Rico Akbar Juliansyah, menyampaikan bahwa rute baru TransJabodetabek yang mulai beroperasi pada 7 Februari 2026 menghubungkan Bekasi dengan Dukuh Atas. Tarif yang dikenakan sebesar Rp3.500 per perjalanan, dan layanan ini beroperasi setiap hari.

Kehadiran transportasi massal ini diharapkan menekan penggunaan kendaraan pribadi. Dengan demikian, emisi kendaraan dapat berkurang sekaligus meningkatkan nilai kawasan dari sisi perencanaan kota dan properti.

Dukungan terhadap Kelayakan Investasi dan Kehidupan Masyarakat

Grand Kamala Lagoon saat ini memiliki tingkat hunian sekitar 80 persen dari lebih dari 4.100 unit apartemen. Integrasi transportasi publik menjadi faktor strategis untuk mendukung mobilitas tenaga kerja, kelayakan investasi, serta keberlanjutan kawasan.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono mengapresiasi kolaborasi antara PT PP, pengembang kawasan, dan pemerintah daerah. Sinergi ini sejalan dengan upaya membangun infrastruktur perkotaan yang ramah lingkungan, terintegrasi, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

PT PP Perkuat Peran sebagai Pengembang Berkelanjutan

Melalui kegiatan ini, PT PP menegaskan perannya sebagai kontraktor dan pengembang yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik. Perusahaan juga menekankan penerapan prinsip konstruksi berkelanjutan, keselamatan kerja, dan pengelolaan lingkungan secara menyeluruh.

Langkah ini menunjukkan bahwa pembangunan kawasan terpadu dapat berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan. PT PP membuktikan bahwa pembangunan modern tidak harus mengorbankan lingkungan maupun keselamatan masyarakat.

Terkini