Usulan Gudang Logistik Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Kabupaten Sumbawa

Senin, 02 Februari 2026 | 15:52:18 WIB
Usulan Gudang Logistik Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Kabupaten Sumbawa

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sumbawa kembali mengajukan rencana pembangunan gudang logistik sebagai bagian dari penguatan kesiapsiagaan daerah.

 Usulan anggaran sebesar Rp1 miliar dinilai penting untuk memastikan ketersediaan sarana penyimpanan logistik penanganan bencana yang memadai. Selama ini, keterbatasan fasilitas penyimpanan menjadi salah satu kendala utama dalam merespons kejadian bencana secara cepat dan terkoordinasi.

“Hampir setiap tahun kita usulkan anggaran untuk pembangunan gudang tersebut, tetapi sampai saat ini tidak kunjung ada kejelasan. Ketersediaan gudang kami lakukan, agar penanganan bencana bisa lebih maksimal,” kata Kepala Pelaksana BPBD, Muhmmad Nur Hidayat. 

Pernyataan tersebut mencerminkan kebutuhan mendesak akan fasilitas logistik permanen di wilayah rawan bencana.

Kondisi geografis dan karakter wilayah Sumbawa menjadi faktor utama yang melatarbelakangi usulan tersebut. Tanpa gudang logistik yang memadai, proses distribusi bantuan kerap menghadapi keterlambatan. Hal ini berpotensi memengaruhi efektivitas penanganan darurat ketika bencana terjadi.

Skema Penanganan Logistik Selama Ini

Dalam praktiknya, BPBD Kabupaten Sumbawa selama ini menerapkan skema tukar nota untuk memenuhi kebutuhan logistik. Skema ini dilakukan dengan mengambil barang dari sejumlah rekanan ketika terjadi bencana. Pola tersebut dianggap kurang ideal karena bergantung pada ketersediaan pihak ketiga.

Muhmmad Nur Hidayat menjelaskan bahwa pola tukar nota diterapkan karena keterbatasan sarana penyimpanan. “Kita pakai skema tukar nota, jadi ketika kita butuhkan barang baru kita ambil di sejumlah rekanan yang ada. 

Sehingga kebutuhan gudang logistik kita anggap cukup mendesak,” ujarnya. Pernyataan ini menegaskan urgensi pembangunan gudang sebagai solusi jangka panjang.

Ketergantungan pada rekanan juga berpotensi menimbulkan kendala saat terjadi bencana berskala besar. Dalam kondisi darurat, kecepatan akses logistik menjadi faktor krusial. Oleh karena itu, keberadaan gudang logistik dinilai akan meningkatkan kemandirian daerah dalam penanganan bencana.

Tingkat Kerawanan Wilayah Sumbawa

Kabupaten Sumbawa dikenal sebagai salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi. Hampir 80 persen wilayahnya berpotensi terdampak berbagai jenis bencana alam. Kondisi ini menuntut kesiapan logistik yang lebih terencana dan berkelanjutan.

Kebutuhan gudang logistik tidak hanya untuk kepentingan internal daerah. Gudang tersebut juga direncanakan menjadi gudang bersama bagi kabupaten dan kota lain di Pulau Sumbawa. Dengan konsep tersebut, pengelolaan logistik diharapkan lebih terintegrasi.

Muhmmad Nur Hidayat menegaskan pentingnya realisasi gudang tersebut. “Hampir 80 persen wilayah di Sumbawa rawan bencana, sehingga kami berharap gudang logistik bisa segera direalisasikan pemerintah. 

Kami juga akan menjadikan gudang tersebut menjadi gudang bersama nanti,” jelasnya. Pernyataan ini menunjukkan peran strategis Sumbawa dalam sistem logistik regional.

Rencana Koordinasi dan Desain Gudang

Apabila usulan anggaran disetujui, BPBD Kabupaten Sumbawa berencana segera melakukan koordinasi lanjutan. Koordinasi tersebut difokuskan pada perencanaan teknis pembangunan gudang logistik. Aspek keamanan dan kelayakan bangunan menjadi perhatian utama.

Pihak BPBD menilai bahwa gudang logistik harus memenuhi standar tertentu agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Penyimpanan logistik bencana memerlukan desain khusus yang mendukung ketahanan barang. Oleh karena itu, persetujuan desain menjadi bagian penting dari tahapan pembangunan.

Muhmmad Nur Hidayat menegaskan komitmen tersebut. “Desainnya tetap akan kita minta persetujuan dari BNPB sebab ada syarat khusus yang harus dipenuhi baik itu tata letak maupun tinggi lantai gudang agar asas kemanfaatan bisa dirasakan dalam jangka waktu yang lama,” tukasnya. Penekanan ini menunjukkan perhatian pada kualitas dan keberlanjutan fasilitas.

Harapan dan Dampak Jangka Panjang

Pembangunan gudang logistik diharapkan membawa dampak positif bagi sistem penanggulangan bencana daerah. Dengan fasilitas yang memadai, distribusi bantuan dapat dilakukan lebih cepat dan terukur. Hal ini akan meningkatkan perlindungan bagi masyarakat terdampak bencana.

Selain itu, gudang logistik juga diharapkan memperkuat koordinasi antarwilayah di Pulau Sumbawa. Keberadaan gudang bersama memungkinkan efisiensi pengelolaan stok dan distribusi logistik. Sinergi antardaerah menjadi kunci dalam menghadapi bencana berskala luas.

Secara jangka panjang, realisasi gudang logistik dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap kesiapsiagaan pemerintah daerah. Fasilitas ini menjadi simbol komitmen dalam melindungi masyarakat dari risiko bencana. Dengan perencanaan yang matang, manfaatnya diharapkan dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Terkini

Nuklir Jadi Pilar Strategis Kemandirian Energi Nasional

Senin, 02 Februari 2026 | 18:28:59 WIB

Kilang Balongan Perkuat Distribusi Energi Nasional Terpadu

Senin, 02 Februari 2026 | 18:28:59 WIB

OPEC Plus Pertahankan Produksi Demi Keseimbangan Minyak

Senin, 02 Februari 2026 | 18:28:59 WIB

Program MyPertamina Fair Dorong Loyalitas Konsumen BBM

Senin, 02 Februari 2026 | 18:28:58 WIB