Urap Sayuran Khas Jawa, Resep Tradisional Sehat dengan Rasa Gurih Berempah

Senin, 02 Februari 2026 | 13:25:33 WIB
Urap Sayuran Khas Jawa, Resep Tradisional Sehat dengan Rasa Gurih Berempah

JAKARTA - Urap sayuran dikenal luas sebagai salah satu hidangan tradisional Indonesia yang memiliki cita rasa khas dan mudah dikenali. Perpaduan sayuran rebus dengan kelapa parut berbumbu menjadikan menu ini sederhana namun tetap menggugah selera.

Di tengah beragam olahan sayur di Indonesia, urap hadir tanpa kuah dan lebih menyerupai salad. Meski begitu, bahan dasarnya bukan sayuran mentah melainkan sayuran yang direbus hingga teksturnya empuk.

Keunikan urap terletak pada cara penyajiannya yang mengandalkan bumbu kelapa sebagai penentu rasa. Aroma gurih, pedas, dan sedikit manis berpadu dalam satu sajian yang terasa akrab di lidah banyak orang.

Hidangan ini kerap dijumpai dalam menu rumahan hingga sajian tradisional tertentu. Urap juga sering disandingkan dengan berbagai lauk sederhana sebagai pelengkap makan nasi.

Karakteristik Urap Sayuran yang Kaya Rasa

Urap sayuran biasanya dibuat dari aneka sayur seperti bayam, tauge, kacang panjang, dan daun singkong. Semua sayuran tersebut direbus terlebih dahulu agar matang merata dan mudah dicampur dengan bumbu.

Bumbu urap berasal dari kelapa parut yang dicampur rempah-rempah khas. Bawang putih, bawang merah, cabai, serta tambahan kencur dan daun jeruk menciptakan rasa pedas manis yang kuat.

Tekstur kelapa yang sedikit kasar memberikan sensasi berbeda saat disantap bersama sayuran lembut. Inilah yang membuat urap terasa kaya meski tidak menggunakan banyak bahan mahal.

Rasa bumbu yang pekat menjadikan urap cocok disantap bersama nasi putih hangat. Sajian ini juga sering menjadi pelengkap dalam hidangan nasi tumpeng pada acara tertentu.

Peran Urap dalam Sajian Makan Sehari-hari

Urap sayuran bukan hanya soal rasa, tetapi juga soal keseimbangan. Kandungan sayuran rebus membuat hidangan ini terasa ringan namun tetap mengenyangkan.

Banyak orang memilih urap sebagai menu pendamping lauk utama. Kehadirannya mampu menetralkan rasa gurih atau pedas dari hidangan lain di meja makan.

Selain sebagai lauk pendamping, urap juga bisa dinikmati sebagai menu tersendiri. Dengan porsi yang cukup, urap dapat menjadi pilihan makan sederhana yang tetap memuaskan.

Hidangan ini juga fleksibel untuk disajikan dalam berbagai kesempatan. Mulai dari makan keluarga hingga acara tradisional, urap selalu menemukan tempatnya.

Resep dan Cara Memasak Urap Sayuran ala Jawa

Resep urap sayuran ala Jawa dikenal mudah diikuti dan tidak memerlukan waktu lama. Durasi memasak sekitar 30 menit dengan tingkat kesulitan yang tergolong mudah untuk dua porsi sajian.

Bahan utama terdiri dari enam helai kacang panjang yang dipotong-potong, 100 gram bayam yang dipetik daunnya, 100 gram kol yang diiris kasar, 100 gram wortel iris tipis memanjang, serta 100 gram tauge. Semua sayuran ini disiapkan dalam kondisi segar sebelum dimasak.

Untuk bumbu urap digunakan 150 gram kelapa agak muda yang diparut. Tambahan dua lembar daun jeruk yang diiris halus memberi aroma segar pada bumbu.

Bumbu halus terdiri dari empat siung bawang putih, tiga buah cabai merah keriting, dua sentimeter kencur tua, satu potong kecil gula jawa, dan dua sendok teh garam. Semua bahan ini dihaluskan hingga tercampur rata.

Langkah pertama memasak adalah merebus seluruh sayuran yang telah dipotong sesuai selera ke dalam air mendidih yang telah diberi sejumput garam. Sayuran diangkat dan ditiriskan setelah matang merata agar tidak terlalu lembek.

Selanjutnya, bumbu urap disiapkan dengan mencampurkan kelapa parut, bumbu halus, dan irisan daun jeruk. Campuran tersebut diaduk hingga semua bahan menyatu secara merata.

Bumbu urap kemudian dikukus selama kurang lebih 20 menit hingga panas dan aromanya keluar. Proses pengukusan ini membantu bumbu lebih awet dan rasa menjadi lebih matang.

Tahap akhir penyajian dilakukan dengan menyajikan sayuran rebus bersama bumbu urap. Sayuran dapat disajikan terpisah dengan bumbu atau dicampur langsung sesuai selera.

Urap sayuran ala Jawa ini menonjolkan cita rasa pedas berempah yang khas. Kesederhanaan bahan dan cara memasak menjadi alasan hidangan ini tetap digemari hingga kini.

Sebagai salah satu warisan kuliner Nusantara, urap sayuran terus bertahan di tengah tren makanan modern. Rasanya yang autentik menjadikannya pilihan yang selalu relevan untuk dinikmati kapan saja.

Terkini

Nuklir Jadi Pilar Strategis Kemandirian Energi Nasional

Senin, 02 Februari 2026 | 18:28:59 WIB

Kilang Balongan Perkuat Distribusi Energi Nasional Terpadu

Senin, 02 Februari 2026 | 18:28:59 WIB

OPEC Plus Pertahankan Produksi Demi Keseimbangan Minyak

Senin, 02 Februari 2026 | 18:28:59 WIB

Program MyPertamina Fair Dorong Loyalitas Konsumen BBM

Senin, 02 Februari 2026 | 18:28:58 WIB