Simak Cara Mengajukan KUR BRI 2026 dan Tabel Angsuran Pinjaman Rp 70 Juta

Senin, 02 Februari 2026 | 08:34:14 WIB
Simak Cara Mengajukan KUR BRI 2026 dan Tabel Angsuran Pinjaman Rp 70 Juta

JAKARTA - Program Kredit Usaha Rakyat atau KUR BRI 2026 kembali menjadi solusi pembiayaan bagi pelaku UMKM. Program ini menawarkan bunga rendah serta proses pengajuan yang relatif mudah.

Suku bunga KUR BRI 2026 dimulai dari 6 persen per tahun. Kebijakan ini ditujukan untuk mendukung usaha produktif agar tetap berkembang di tengah persaingan usaha.

Skema dan Plafon KUR BRI 2026

BRI membagi KUR BRI 2026 menjadi dua skema pembiayaan, yakni KUR Mikro dan KUR Kecil. KUR Mikro memberikan plafon pinjaman mulai Rp 10 juta hingga Rp 100 juta dengan persyaratan yang lebih sederhana.

Pinjaman Rp 70 juta termasuk dalam kategori KUR Mikro. Sedangkan KUR Kecil ditujukan bagi pelaku usaha yang membutuhkan pembiayaan di atas Rp 100 juta hingga maksimal Rp 500 juta.

Pembagian skema ini memudahkan pelaku usaha memilih pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan modal. Perbedaan plafon juga disertai persyaratan administrasi yang menyesuaikan kapasitas UMKM.

Cara Mengajukan KUR BRI 2026

Pengajuan KUR BRI 2026 dapat dilakukan secara langsung di kantor BRI Unit terdekat. Debitur wajib membawa dokumen persyaratan dan mengikuti proses verifikasi serta survei usaha oleh petugas BRI.

Selain offline, pengajuan juga bisa dilakukan secara online melalui situs resmi BRI. Calon debitur perlu mendaftar akun, mengisi data diri dan usaha, serta mengunggah dokumen pendukung.

Tahapan online diakhiri dengan menentukan nominal pinjaman, tenor, dan simulasi angsuran sebelum dikirim untuk proses survei. Setelah itu, calon debitur harus datang ke kantor BRI untuk tahap lanjutan dan penandatanganan dokumen.

Proses pengajuan yang fleksibel ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak UMKM di seluruh Indonesia. BRI terus menyesuaikan prosedur agar lebih cepat dan transparan bagi peminjam.

Syarat Pengajuan KUR BRI 2026

Calon debitur wajib menjadi Warga Negara Indonesia dan memiliki e-KTP serta Kartu Keluarga. Pelaku usaha yang sudah menikah harus menyertakan akta nikah.

Usaha yang diajukan harus bersifat produktif dan telah berjalan minimal enam bulan. Debitur juga harus menyertakan legalitas usaha berupa Surat Keterangan Usaha atau Nomor Induk Berusaha.

Selain itu, pemohon tidak boleh sedang menerima kredit produktif dari bank lain kecuali kredit konsumtif yang lancar. NPWP juga wajib dimiliki jika plafon pinjaman di atas Rp 50 juta, termasuk pinjaman Rp 70 juta.

Persyaratan ini dibuat untuk memastikan debitur memiliki kapasitas finansial yang memadai. Hal ini juga mendukung kelancaran proses pembayaran angsuran pinjaman.

Tabel Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp 70 Juta

Simulasi cicilan KUR BRI 2026 menjadi acuan penting sebelum menentukan tenor pinjaman. Tenor 12 bulan memiliki angsuran sekitar Rp 6.183.333 per bulan.

Tenor 18 bulan menghasilkan angsuran bulanan Rp 4.238.889. Sementara tenor 24 bulan sekitar Rp 3.266.667 per bulan.

Tenor 36 bulan memiliki cicilan Rp 2.294.444 per bulan. Sedangkan tenor 48 bulan mencapai Rp 1.808.333 per bulan.

Tenor terpanjang, 60 bulan, memberikan angsuran Rp 1.516.667 per bulan. Besaran angsuran ini bersifat simulasi dan dapat berubah sesuai hasil analisis kelayakan kredit.

Informasi tabel angsuran membantu pelaku usaha menyesuaikan pinjaman dengan kemampuan finansial mereka. Hal ini meminimalkan risiko gagal bayar serta mendukung kelangsungan usaha.

KUR BRI 2026 hadir sebagai sarana pembiayaan yang terjangkau dan berkelanjutan. Program ini diharapkan mendorong pertumbuhan UMKM melalui akses modal yang lebih mudah.

Dengan bunga rendah dan plafon fleksibel, UMKM dapat meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas pasar. Program ini juga menjadi upaya pemerintah dalam memperkuat ekonomi lokal melalui pengembangan usaha mikro dan kecil.

Pelaku UMKM diharapkan memanfaatkan kesempatan ini secara optimal. KUR BRI 2026 bukan hanya soal pinjaman, tapi juga langkah strategis membangun fondasi ekonomi yang lebih kokoh di tingkat akar rumput.

Terkini

Nuklir Jadi Pilar Strategis Kemandirian Energi Nasional

Senin, 02 Februari 2026 | 18:28:59 WIB

Kilang Balongan Perkuat Distribusi Energi Nasional Terpadu

Senin, 02 Februari 2026 | 18:28:59 WIB

OPEC Plus Pertahankan Produksi Demi Keseimbangan Minyak

Senin, 02 Februari 2026 | 18:28:59 WIB

Program MyPertamina Fair Dorong Loyalitas Konsumen BBM

Senin, 02 Februari 2026 | 18:28:58 WIB