Simulasi Angsuran dan Syarat Pengajuan KUR BSI 2026 untuk UMKM dengan Tenor Fleksibel

Senin, 02 Februari 2026 | 08:34:10 WIB
Simulasi Angsuran dan Syarat Pengajuan KUR BSI 2026 untuk UMKM dengan Tenor Fleksibel

JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) kembali menjadi pilihan utama UMKM untuk mendapatkan pembiayaan modal usaha di 2026. Program KUR BSI menawarkan margin rendah, persyaratan mudah, dan tanpa biaya provisi maupun administrasi.

Plafon KUR BSI mencapai Rp500 juta, terbagi dalam tiga kategori: Super Mikro, Mikro, dan Kecil. Setiap kategori dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan modal dan kapasitas usaha.

Jenis KUR BSI dan Plafon Pembiayaan

KUR Super Mikro BSI ditujukan bagi pelaku usaha pemula yang membutuhkan modal kecil. Plafon pinjaman mulai Rp1 juta hingga Rp10 juta, dengan margin setara 6% dan tenor maksimal 36 bulan.

Jenis ini ideal untuk usaha rumahan, pedagang kecil, dan UMKM baru berkembang. Pembiayaan dapat digunakan untuk modal kerja maupun investasi usaha.

KUR Mikro BSI diperuntukkan bagi pelaku usaha yang sudah berjalan dan membutuhkan tambahan modal lebih besar. Plafon pinjaman berada di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta, dengan margin 6% dan tenor maksimal 36 bulan.

KUR Kecil BSI menyasar UMKM mapan yang membutuhkan pembiayaan skala menengah. Plafon mencapai Rp500 juta, margin tetap 6%, dan tenor maksimal 48 bulan.

Keunggulan KUR Kecil BSI termasuk penggunaan akad syariah Murabahah dan Ijarah. Selain itu, proses pengajuan cepat, mudah, serta bebas biaya provisi dan administrasi.

Skema Angsuran dan Fleksibilitas Pembayaran

BSI menyediakan beberapa pola angsuran untuk menyesuaikan kebutuhan sektor usaha. Skema reguler memungkinkan angsuran dibayar setiap bulan hingga tenor selesai.

Skema periodic dapat dibayarkan setiap 2, 3, 4, 5, atau 6 bulan. Skema ini khusus ditujukan untuk sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Skema yarnen atau bayar panen memungkinkan pembayaran sekaligus saat jatuh tempo. Hal ini membantu pelaku usaha pertanian dan peternakan yang memiliki pendapatan musiman.

Simulasi Angsuran KUR BSI 2026

Contoh KUR Mikro dengan plafon Rp50 juta dan tenor 36 bulan memiliki estimasi angsuran sekitar Rp1,5 juta–Rp1,6 juta per bulan. Perhitungan ini bersifat simulasi dan dapat berubah sesuai akad dan analisis pembiayaan BSI.

Sementara itu, KUR Kecil dengan plafon Rp200 juta dan tenor 48 bulan memiliki estimasi angsuran Rp4,7 juta–Rp5 juta per bulan. Simulasi ini membantu calon debitur menyesuaikan kemampuan pembayaran dengan kapasitas usaha.

Dengan pilihan tenor hingga 48 bulan, UMKM memiliki fleksibilitas mengelola arus kas usaha. Program ini memberi kepastian bagi pelaku usaha dalam perencanaan modal jangka menengah.

Syarat Mengajukan KUR BSI 2026

Calon debitur wajib Warga Negara Indonesia dan memiliki usaha produktif minimal enam bulan berjalan. Kolektibilitas pembiayaan harus lancar, dan belum menerima pembiayaan modal kerja/investasi komersial lain.

Beberapa pembiayaan konsumsi seperti KPR, KKB roda 2 produktif, kartu kredit, atau pembiayaan pensiun diperbolehkan. Dokumen yang diperlukan antara lain KTP, KK, NPWP, surat izin usaha, dan dokumen agunan khusus KUR Kecil.

Persyaratan ini dirancang untuk memastikan debitur memiliki kapasitas dan legalitas usaha yang jelas. Hal ini juga mendukung proses verifikasi dan kelancaran pembayaran angsuran.

Cara Mengajukan KUR BSI 2026

Pengajuan dapat dilakukan secara online melalui situs resmi KUR BSI. Calon debitur mengisi data diri, mengunggah dokumen persyaratan, memeriksa data, dan mengirim pengajuan untuk proses verifikasi.

Pastikan seluruh data yang diinput benar dan lengkap. Kesalahan data dapat memperlambat atau menggagalkan proses pengajuan.

KUR BSI 2026 menawarkan solusi pembiayaan berbasis syariah yang kompetitif. Baik untuk usaha mikro hingga kecil, program ini membantu UMKM memperkuat modal kerja dan investasi jangka menengah hingga panjang.

Dengan margin rendah setara 6% dan fleksibilitas tenor, BSI mendukung pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan. Program ini juga menjadi sarana pemerintah untuk mendorong ekonomi lokal berbasis usaha syariah.

Terkini

Nuklir Jadi Pilar Strategis Kemandirian Energi Nasional

Senin, 02 Februari 2026 | 18:28:59 WIB

Kilang Balongan Perkuat Distribusi Energi Nasional Terpadu

Senin, 02 Februari 2026 | 18:28:59 WIB

OPEC Plus Pertahankan Produksi Demi Keseimbangan Minyak

Senin, 02 Februari 2026 | 18:28:59 WIB

Program MyPertamina Fair Dorong Loyalitas Konsumen BBM

Senin, 02 Februari 2026 | 18:28:58 WIB